Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Pelajaran dari Pohon di Alam Bebas, Tenang meski Penuh Tantangan

5 Pelajaran dari Pohon di Alam Bebas, Tenang meski Penuh Tantangan
ilustrasi pepohonan (pexels.com/Kostas Dimopoulos)
Intinya Sih
  • Pohon di alam bebas mengajarkan kemandirian karena tumbuh tanpa bantuan manusia, tetap bertahan meski menghadapi kondisi ekstrem seperti kekeringan atau kebakaran.
  • Hubungan antar pohon di hutan menunjukkan harmoni dan saling menyesuaikan, menjadi contoh bagi manusia untuk hidup berdampingan tanpa saling menjatuhkan.
  • Pohon tetap tumbuh kuat meski dikelilingi gulma dan tidak memusuhi siapa pun, mencerminkan ketenangan serta kekuatan dalam diam yang patut diteladani manusia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pohon juga makhluk hidup. Namun, keberadaannya kerap disepelekan karena ia tidak dapat berpindah tempat. Tak seperti manusia yang bisa bergerak aktif. Juga tidak serupa harimau yang dapat mengaum.

Namun, arti pohon bagi bumi dan seluruh kehidupan di atasnya amat besar. Itu sebabnya masyarakat didorong untuk setidaknya menanam satu pohon di rumah. Agar lingkungan hijau serta lebih menyehatkan.

Namun, dibandingkan dengan pohon yang sengaja ditanam dan dirawat oleh manusia, pepohonan di alam bebas yang tumbuh liar punya cerita sendiri. Dari pohon-pohon itu, kamu pun bisa belajar tentang kebijaksanaan hidup. Apa saja yang dapat menjadi bekal hidupmu?

1. Dunianya keras, ia tidak bisa bergantung pada siapa pun

ilustrasi pohon
ilustrasi pohon (pexels.com/cottonbro studio)

Pertama, pohon yang hidup di alam bebas adalah teladan kemandirian. Bayangkan ia dari berupa benih sampai berusia ratusan tahun tidak bisa mengharapkan sentuhan perawatan dari siapa pun. Pohon tersebut semata-mata bergantung pada tanah tempatnya tumbuh.

Tidak ada orang yang datang untuk menyiraminya bahkan di musim yang paling kering. Apabila sampai terjadi kebakaran hutan, usaha untuk memadamkan api pun pasti lama. Beda dengan pohon yang sengaja ditanam di rumahmu.

Semua kebutuhan nutrisinya coba dipenuhi olehmu sampai dirimu membeli media tanam dan pupuk terbaik. Dalam hidup, kamu juga harus bisa mandiri. Jangan terlalu manja karena itu justru melemahkan kemampuanmu bertahan dalam situasi sulit.

2. Pohon lain bukan pesaing, melainkan teman hidup

ilustrasi pohon di alam
ilustrasi pohon di alam (pexels.com/R Ajay Rajaram)

Kamu bisa melihat betapa pohon-pohon di hutan tumbuh dengan penuh harmoni. Betul, mereka memang tidak dapat bergerak seperti bergeraknya manusia. Namun, antara satu pohon dengan pohon lainnya mau saling menyesuaikan.

Sebagai contoh, ketika dahan pohon A tumbuh ke dekat dahan pohon B, otomatis dahan pohon B akan menyesuaikan bentuknya dengan tumbuh sedikit ke arah berbeda. Mereka tidak saling hantam seperti dua manusia yang sering memperebutkan apa pun.

Akar-akarnya pun begitu. Kadang akar pohon A tumbuh di atas akar pohon B. Ada pula bagian akar pohon B memanjang sampai menyentuh pangkal pohon A. Seharusnya manusia yang dikaruniai pikiran dapat bersikap lebih bijaksana untuk menciptakan keharmonisan dengan sesamanya.

3. Beberapa pohon harus tumbuh di tanah gersang, perjuangannya keras

ilustrasi pohon gersang
ilustrasi pohon gersang (pexels.com/cottonbro studio)

Masalah terbesar bagi pohon dan tanaman pada umumnya ialah tidak dapat memilih tempat hidupnya. Kalau biji buah jatuh di tepi sungai, maka ia harus tumbuh di sana. Bila biji terjun bebas sampai ke dasar jurang, ia pun kudu mau hidup di situ.

Tidak ada kemampuan untuknya mencari sendiri tempat yang lebih baik buat tumbuh. Hebatnya, di tempat yang paling gak subur pun masih dapat dijumpai pohon. Pohon ini sudah melakukan adaptasi yang luar biasa.

Seperti dengan menggugurkan seluruh daunnya ketika musim terasa berat, memiliki daun kecil buat mengurangi penguapan, dan sebagainya. Bila kamu sedang berada dalam situasi sulit, ingatlah ketangguhan pohon yang tumbuh di alam bebas. Jika dirimu ditakdirkan menghadapi suatu ujian, berarti kamu pun digariskan untuk mampu melaluinya dengan baik.

4. Selalu ada gulma di sekitar pohon, tapi jarang sampai mematikannya

ilustrasi pohon di hutan
ilustrasi pohon di hutan (pexels.com/JÉSHOOTS)

Jangankan di alam bebas. Kamu menanam apa pun dalam pot juga pasti akan ada gulma ikut tumbuh. Secara teori, gulma memang dapat mengurangi nutrisi tanaman utama. Akan tetapi, seberapa sering dirimu melihat pohon yang tumbuh di alam bebas mati karena gangguan gulma?

Pasti sangat jarang. Bahkan meski di sekitarnya rumput tumbuh tinggi dan rapat. Pohon tetap tumbuh besar, berkali-kali lipat dari ukuran seluruh gulma di sekitarnya. Beginilah seharusnya kamu menempa diri supaya hebat.

Jangan terlalu memusingkan beberapa orang yang coba mengganggu fokus dan proses yang tengah dijalani olehmu. Abaikan mereka serta tetaplah di jalanmu. Nanti ketika kamu sudah tumbuh makin tinggi dan besar seperti pohon di hutan, para pengganggu itu gak ada apa-apanya darimu.

5. Tidak menjadi musuh siapa pun, kecuali orang yang serakah

ilustrasi pohon rindang
ilustrasi pohon rindang (pexels.com/Jubayer Bin Azad Arin)

Manusia kadang masih bertikai dengan binatang. Sebab baik manusia maupun hewan sama-sama bisa marah dan menyerang. Namun, pohon dicintai semua makhluk. Burung membuat sarang di atas pohon.

Singa beristirahat di bawah pohon. Manusia pun suka ngadem di bangku taman yang dekat pohon. Hanya orang serakah yang seakan-akan menjadikan pohon sebagai musuh. Pohon harus ditebangi besar-besaran sampai gundul demi proyek yang dinilai lebih menguntungkan.

Bisakah kamu sebagai manusia dicintai banyak orang seperti pohon? Bahkan tanpa perlu dirimu meminta-minta kasih nereka. Mungkin kamu bisa mulai meneladani ketenangan pohon supaya orang-orang lebih nyaman ketika bersamamu. Tidak dimusuhi oleh banyak orang akan membuat hidupmu damai.

Kemampuan pohon hidup di alam bebas tanpa perawatan manusia menunjukkan kekuatan yang luar biasa. Namun, kekuatan tidak harus diperlihatkan seperti manusia dan binatang ketika marah atau menginginkan sesuatu. Pohon yang setenang itu adalah contoh kerja keras dalam diam sepanjang hidupnya. Sampai ia bisa menunjukkan ukurannya yang luar biasa besar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us