Keinginan untuk resign bisa muncul karena berbagai alasan. Ada yang merasa kelelahan dengan beban kerja, ingin mencari tantangan baru, atau merasa pekerjaannya sudah gak lagi sejalan dengan tujuan karier. Apa pun alasannya, mengundurkan diri merupakan keputusan besar yang dapat memengaruhi kondisi finansial, rutinitas, hingga rencana jangka panjang.
Karena itu, penting untuk mempertimbangkan keputusan resign dengan matang, terutama jika kamu belum memiliki pekerjaan baru atau rencana yang jelas setelah keluar dari perusahaan. Memahami berbagai kemungkinan yang akan dihadapi dapat membantu kamu mengambil keputusan dengan lebih tenang dan realistis.
Resign tanpa back up plan gak selalu berakhir buruk. Namun, ada beberapa tantangan yang sebaiknya dipersiapkan sejak awal agar masa transisi berjalan lebih lancar. Berikut beberapa risiko yang perlu kamu ketahui sebelum memutuskan resign.
