Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Perbedaan Blush dan Bronzer, Jangan Sampai Salah Pakai!

Perbedaan Blush dan Bronzer, Jangan Sampai Salah Pakai!
ilustrasi perempuan menggunakan blush on (pexels.com/martproduction)
Intinya Sih
  • Blush memberi rona segar pada pipi, sedangkan bronzer menciptakan efek hangat dan dimensi wajah agar tampak lebih tegas serta berkilau alami.
  • Area aplikasi berbeda: blush di apel pipi untuk efek merona, bronzer di dahi, pelipis, tulang pipi, dan rahang untuk hasil berdimensi seperti terkena sinar matahari.
  • Keduanya bisa dipakai bersama; blush menambah warna segar sementara bronzer mempertegas bentuk wajah, menghasilkan tampilan makeup natural dan seimbang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Sekilas, blush dan bronzer memang terlihat mirip. Keduanya sama-sama berbentuk powder, cream, atau liquid, diaplikasikan menggunakan kuas atau spons, bahkan sering dipakai di area pipi. Gak heran kalau masih banyak orang yang bingung membedakan fungsi kedua produk makeup ini.

Padahal, blush dan bronzer punya peran yang berbeda dalam menyempurnakan riasan wajah. Blush berfungsi memberi rona segar pada pipi, sedangkan bronzer membantu menciptakan dimensi sekaligus efek kulit yang hangat seperti habis berjemur. Supaya gak lagi tertukar saat makeup, kenali perbedaan blush dan bronzer berikut ini!

1. Fungsi utama blush dan bronzer berbeda

ilustrasi menggunakan blush on
ilustrasi menggunakan blush on (pexels.com/aleks)

Perbedaan paling mendasar terletak pada fungsinya. Bronzer digunakan untuk memberikan efek hangat (sun-kissed) sekaligus menambah dimensi pada wajah, sehingga fitur seperti tulang pipi, dahi, dan garis rahang tampak lebih tegas. Sementara itu, blush berfungsi memberikan semburat warna pada pipi agar wajah terlihat lebih segar, sehat, dan bercahaya.

Dikutip dari Byrdie, menurut makeup artist sekaligus pendiri Nosta Beauty, Tiffany Tarazi, keduanya sebenarnya saling melengkapi. Bronzer dan blush bekerja bersama untuk mengembalikan kesan segar pada kulit wajah. Bronzer memberikan kehangatan seperti kulit yang terkena sinar matahari, sedangkan blush menghadirkan semburat warna yang membuat wajah tampak lebih hidup.

2. Area pengaplikasiannya juga tidak sama

ilustrasi menggunakan blush on
ilustrasi menggunakan blush on (pexels.com/ronlach)

Meski sama-sama diaplikasikan di area wajah, letak penggunaannya berbeda. Blush dirancang khusus untuk diaplikasikan pada bagian apel pipi (apples of the cheeks) dan tulang pipi agar memberikan efek pipi merona secara alami.

Sebaliknya, bronzer memiliki area aplikasi yang lebih luas. Produk ini biasanya disapukan pada dahi, pelipis, tulang pipi, hingga garis rahang, yaitu area yang secara alami lebih sering terkena sinar matahari. Karena itu, bronzer mampu menciptakan ilusi wajah yang lebih berdimensi.

3. Hasil akhir yang diberikan pun berbeda

ilustrasi makeup
ilustrasi makeup (pexels.com/MART PRODUCTION)

Jika ingin wajah tampak lebih fresh dan youthful, blush adalah pilihan yang tepat. Warna-warna seperti pink, peach, coral, atau berry dapat membuat kulit terlihat lebih hidup tanpa memberikan kesan berat pada makeup.

Sementara itu, bronzer lebih berfokus menciptakan efek kulit yang hangat dan sehat. Dikutip dari Byrdie, Bob Scott, seorang celebrity makeup artis, menyarankan untuk memilih bronzer dengan shimmer yang sangat minim atau bahkan tanpa shimmer agar hasilnya terlihat lebih natural dan tidak berlebihan.

"Hal terpenting saat memilih bronzer adalah memilih produk yang memiliki shimmer sangat sedikit, atau bahkan tidak mengandung shimmer sama sekali," ujar Bob Scott.

4. Cara memilih warnanya tidak bisa disamakan

ilustrasi perempuan menggunakan blush on
ilustrasi perempuan menggunakan blush on (freepik.com/lifestylememory)

Memilih warna blush biasanya disesuaikan dengan rona alami kulit. Kulit terang umumnya cocok dengan blush bernuansa pink atau mauve, sedangkan kulit medium hingga sawo matang terlihat lebih segar menggunakan warna peach atau coral. Untuk kulit gelap, warna berry dan terracotta menjadi pilihan yang mampu membuat wajah tampak lebih hidup.

Sementara itu, pemilihan bronzer lebih berfokus pada undertone. Tiffany Tarazi menjelaskan, bahwa banyak orang keliru menganggap bronzer sama dengan contour. Padahal, bronzer sebaiknya memiliki undertone hangat agar menghasilkan efek kulit glowing seperti baru pulang dari liburan, bukan membentuk bayangan seperti contour.

5. Blush dan bronzer justru paling bagus dipakai bersama

ilustrasi perempuan menggunakan makeup
ilustrasi perempuan menggunakan makeup (pexels.com/cottonbro)

Blush dan bronzer bukanlah dua produk yang harus dipilih salah satu. Justru, keduanya dapat dipadukan untuk menghasilkan makeup yang lebih seimbang. Bronzer membantu membentuk dimensi wajah, sedangkan blush memberi sentuhan warna agar wajah tidak terlihat datar.

Untuk hasil yang natural, aplikasikan blush terlebih dahulu pada apel pipi, lalu tambahkan bronzer secara lembut di bagian bawah tulang pipi, pelipis, dan garis rahang. Setelah itu, baurkan keduanya hingga menyatu agar gradasi warnanya tampak halus.

"Blush dan bronzer saling melengkapi. Namun, penggunaannya tetap bergantung pada tampilan yang ingin kamu ciptakan serta seberapa banyak warna yang diinginkan. Blush memberikan kesan wajah yang lebih muda dan segar, sedangkan bronzer membantu mempertegas bentuk wajah sekaligus memberikan efek hangat," ujar Tiffany Tarazi.

Kini kamu gak perlu bingung lagi membedakan blush dan bronzer. Kalau digunakan sesuai fungsinya, keduanya bisa membuat hasil makeup terlihat lebih natural sekaligus berdimensi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto

Related Articles

See More