Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Cara Menyimpan Tas Belanja agar Tidak Memakan Banyak Tempat

5 min read
6 Cara Menyimpan Tas Belanja agar Tidak Memakan Banyak Tempat
Orang belanja (pexels.com/ Greta Hoffman)
  • Tas belanja reusable dapat menumpuk dan membuat rumah berantakan; melipat kecil atau menggulung tas berbahan tipis membantu menghemat ruang penyimpanan.
  • Kumpulkan tas dalam satu tas khusus, kotak, keranjang, atau laci agar tidak tersebar, serta pastikan tas kering sebelum disimpan dalam wadah tertutup.
  • Manfaatkan gantungan belakang pintu untuk tas yang sering dipakai dan pisahkan koleksi berdasarkan ukuran, bahan, serta fungsi agar mudah diambil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tas belanja yang bisa digunakan berulang kali memang praktis untuk membawa kebutuhan sehari-hari. Masalahnya, tas jenis ini sering terus bertambah setiap kali kamu berbelanja atau membawa pulang barang dalam kemasan yang masih bagus. Lama-lama, tas belanja menumpuk di sudut dapur, laci, atau belakang pintu sampai sulit menemukan tempat untuk menyimpannya.

Bisa makin merepotkan kalau tas yang dimiliki terdiri dari berbagai ukuran dan bahan. Kalau semuanya hanya dimasukkan ke dalam satu kantong, tumpukannya bisa memakan ruang dan membuat lemari terlihat berantakan. Supaya tas belanja tetap mudah ditemukan tanpa memenuhi rumah, kamu bisa mengatur penyimpanannya dengan cara yang lebih praktis. Berikut cara menyimpan tas belanja agar tidak memakan banyak tempat di rumah.

  1. 1. Lipat jadi ukuran kecil

    Ilustrasi aktivitas belanja dengan beragam barang dan perlengkapan yang disiapkan untuk dibeli oleh konsumen.
    Belanja (Pexels/ Nataliya Vaitkevich)

    Cara paling sederhana untuk menghemat ruang adalah melipat tas belanja sebelum disimpan. Tas yang dibiarkan terbuka biasanya memakan banyak tempat. Sebab, bagian badannya melebar dan talinya menjuntai ke mana-mana.

    Untuk tas kain, ratakan terlebih dahulu bagian badan tas di permukaan yang datar. Lipat sisi kanan dan kiri ke arah tengah, kemudian lipat bagian bawah ke atas hingga ukurannya lebih kecil. Sesuaikan lipatan dengan ukuran tas agar hasilnya rapi dan mudah ditumpuk. Kalau tas memiliki tali panjang, rapikan talinya ke bagian dalam sebelum menyelesaikan lipatan. Cara ini membantu mencegah tali tersangkut saat kamu mengambil tas lain dari tempat penyimpanan.

  2. 2. Simpan tas di satu tas khusus

    Laci kayu berwarna putih dengan beberapa kompartemen penyimpanan untuk menyimpan barang-barang kecil di rumah.
    Laci (freepik.com/ pvproductions)

    Kalau kamu memiliki banyak tas belanja berukuran kecil, manfaatkan salah satunya sebagai tempat penyimpanan untuk tas lainnya. Cara ini membantu mengumpulkan tas dalam satu lokasi sehingga tidak tersebar di berbagai sudut rumah. Pilih tas yang ukurannya cukup besar dan memiliki badan yang kuat untuk menampung beberapa tas lain. Lipat setiap tas terlebih dahulu, lalu masukkan ke dalam tas utama. Usahakan susunannya tidak terlalu padat agar kamu tetap bisa mengambil tas tanpa harus mengeluarkan semuanya. Cara ini cocok untuk tas belanja berbahan kain tipis atau tas lipat yang ringan. Kamu bisa menyimpan tas utama di lemari dekat pintu, laci dapur, atau area lain yang mudah dijangkau sebelum berbelanja.

  3. 3. Gunakan kotak penyimpanan di dalam lemari

    Tas belanja sebagai ilustrasi aktivitas berbelanja serta penggunaan kantong untuk membawa berbagai barang.
    Tas belanja (pexels.com/ bach hanzo)

    Kalau tas belanja sering bercampur dengan barang lain, kotak penyimpanan bisa membantu menjaga semuanya tetap teratur. Pilih kotak berukuran sesuai dengan jumlah tas yang dimiliki agar ruang di dalam lemari tidak terbuang sia-sia. Kamu bisa menggunakan kotak plastik, keranjang kain, atau wadah bekas yang masih layak. Letakkan tas yang sudah dilipat di dalamnya, kemudian kelompokkan berdasarkan ukuran atau jenis bahan. Misalnya, tas kain tebal disimpan di satu sisi, sedangkan tas lipat tipis ditempatkan di bagian lain. Sebaiknya pilih wadah yang mudah dibuka supaya kamu bisa mengambil tas dengan cepat saat dibutuhkan. Kalau menggunakan kotak bertutup, pastikan tas benar-benar kering sebelum dimasukkan.

  4. 4. Manfaatkan gantungan di belakang pintu

    Ruang penyimpanan bawah tangga yang dimanfaatkan untuk menata barang agar area rumah tetap rapi dan fungsional.
    Ruang penyimpanan bawah tangga (Pinterest.com/ Sarah Ross-Wade)

    Tas belanja yang sering digunakan tidak harus selalu disimpan di dalam lemari. Kamu bisa memanfaatkan area belakang pintu untuk menggantung beberapa tas sehingga ruang di lantai dan permukaan meja tetap kosong. Gunakan gantungan pintu atau kait yang dipasang sesuai dengan jenis permukaan dan kemampuan menahan bebannya. Pilih lokasi yang tidak mengganggu pintu saat dibuka dan ditutup. Tas belanja yang ringan bisa digantung langsung pada talinya, sedangkan tas yang lebih besar sebaiknya ditempatkan pada kait yang cukup kuat.

    Supaya tampilannya tidak berantakan, batasi jumlah tas yang digantung. Simpan tas yang paling sering digunakan di bagian depan. Sementara, tas cadangan bisa dilipat dan dimasukkan ke dalam wadah.

  5. 5. Pisahkan tas sesuai ukuran dan fungsinya

    Sebuah tas tote digunakan sebagai mockup produk untuk memperlihatkan area desain pada permukaan tas secara sederhana.
    Tote bag (pexels.com/ Mr. Mockup)

    Tas belanja memiliki fungsi yang berbeda-beda. Ada tas kecil untuk membeli beberapa barang, tas besar untuk belanja mingguan, dan tas dengan bahan lebih tebal untuk membawa barang berat. Jika semuanya disimpan secara acak, kamu mungkin harus membuka beberapa tas sebelum menemukan yang sesuai.

    Cobalah membagi tas menjadi beberapa kelompok berdasarkan ukuran atau kegunaannya. Tas kecil bisa dikumpulkan dalam satu wadah, tas besar disusun di bagian lain, sedangkan tas khusus untuk membawa bahan makanan ditempatkan dekat area yang biasa digunakan untuk menyiapkan belanjaan.

    Kamu juga bisa memisahkan tas yang sering dibawa bepergian dari tas yang hanya digunakan untuk belanja besar. Dengan begitu, kamu tidak perlu mengeluarkan seluruh koleksi hanya untuk mengambil satu tas kecil.

  6. 6. Gulung tas berbahan tipis

    Seseorang mengenakan jaket denim sambil memegang tote bag kanvas berwarna terang di area luar ruangan.
    Orang memegang tote bag (pexels.com/ Andrea Piacquadio)

    Selain dilipat, tas belanja berbahan tipis juga bisa digulung agar lebih ringkas. Cara ini cocok untuk tas yang terbuat dari kain ringan atau bahan sintetis yang tidak mudah rusak ketika digulung.

    Bentangkan tas terlebih dahulu, lalu lipat bagian sampingnya ke arah tengah sampai membentuk bidang memanjang. Setelah itu, gulung dari bagian bawah menuju atas secara perlahan. Rapikan tali agar tidak keluar dari gulungan dan membuat bentuknya berantakan.

    Jika gulungan mudah terbuka, kamu bisa mengikatnya secara longgar menggunakan tali kecil yang bisa digunakan kembali. Hindari mengikat terlalu kencang karena dapat meninggalkan bekas pada bahan tertentu.

    Tas yang sudah digulung dapat disusun dalam keranjang kecil atau dimasukkan ke laci. Cara ini juga memudahkan kamu melihat jumlah tas yang tersedia tanpa harus membuka lipatan satu per satu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More