Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tipe MBTI Ini Gak Betah Jomblo Lama-lama, Kamu Salah Satunya?

3 min read
5 Tipe MBTI Ini Gak Betah Jomblo Lama-lama, Kamu Salah Satunya?
ilustrasi tipe ISFJ (pexels.com/itsmeseher)
  • ESFJ disebut paling sulit betah melajang karena memperoleh energi, kebahagiaan, dan validasi dari interaksi sosial serta hubungan stabil.
  • ENFJ dan ENFP cenderung membutuhkan koneksi emosional, kasih sayang, dan ruang untuk berbagi perhatian, dukungan, energi, maupun ide dengan pasangan.
  • ESFP menyukai keseruan berkencan, sementara ISFJ mencari keamanan dalam hubungan stabil; keduanya dapat merasa jenuh atau kesepian saat terlalu lama sendiri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sebagian orang mungkin terbiasa dengan kesendiriannya. Entah itu karena memang belum pernah menjalin hubungan asmara atau takut untuk memulai hubungan romantis dengan orang lain. Hal ini sah-sah saja karena hidup bersama pasangan adalah pilihan, bukan paksaan.

Begitu pula dengan sebagian orang yang merasa dirinya gak terbiasa menjomblo. Berdasarkan kepribadian MBTI, memang ada jenis orang yang membutuhkan pasangan. Mereka ini kerap merasa hidupnya hampa jika jomblo. Yuk, simak tipe MBTI apa saja yang gak betah jomblo lama-lama berikut!

  1. 1. ESFJ

    ilustrasi pasangan
    ilustrasi pasangan (pexels.com/Vanessa Garcia)

    ESFJ menempati urutan pertama sebagai tipe yang paling gak betah untuk menjomblo lama-lama. Mereka adalah sosok yang sangat berorientasi pada orang lain. Sumber energi, kebahagiaan, dan rasa keberartian mereka diperoleh dari interaksi sosial dan hubungan dengan orang lain.

    Bagi seorang ESFJ, memiliki pasangan dan membangun hubungan yang stabil adalah sebuah validasi sosial dan emosional yang sangat penting. Ketika menjomblo, mereka sering merasa kehilangan arah atau merasa ada rutinitas hidup yang kurang lengkap. Itulah mengapa tipe ESFJ biasanya gak butuh waktu lama untuk menerima pasangan baru.

  2. 2. ENFJ

    ilustrasi pasangan yang berkencan
    ilustrasi pasangan yang berkencan (pexels.com/Pavel Danilyuk)

    ENFJ dikenal sebagai tipe kepribadian yang sangat penuh kasih sayang, idealis, dan senang mengayomi. Mereka mendapatkan energi dan kebahagiaan terbesar ketika bisa mencurahkan perhatian serta kasih sayang kepada pasangannya.

    Hidup tanpa seseorang untuk disayangi dan didukung secara emosional membuat ENFJ cepat merasa kesepian dan hampa. Mereka butuh merawat, membantu, dan terhubung dengan orang lain agar merasa lebih hidup.

  3. 3. ENFP

    Ilustrasi tipe ENFP
    Ilustrasi tipe ENFP (pexels.com/jonathanborba)

    ENFP gak betah menjomblo lama-lama karena mereka tipe yang sangat digerakkan oleh koneksi emosional, antusiasme sosial, dan kebutuhan akan kasih sayang. Mereka selalu mencari makna mendalam dalam hubungan dan merasa paling hidup ketika bisa membagikan energi serta ide-ide mereka dengan orang spesial.

    Jiwa ekstrover mereka yang selalu mencari petualangan baru membuat mereka senang mencari gebetan. Makanya mereka cenderung cepat bosan jika harus menghabiskan waktu terlalu lama sendirian tanpa status hubungan. Ditambah, ENFP ini tipe yang suka dengan fase awal jatuh cinta yang penuh percikan asmara dan kegembiraan. Mereka gak takut untuk jatuh cinta lagi dengan orang baru.

  4. 4. ESFP

    ilustrasi tipe ESFP
    ilustrasi tipe ESFP (pexels.com/mikhail-nilov)

    ESFP adalah tipe yang sangat menyukai atensi, keseruan, dan kebersamaan. Menjomblo terkadang terasa membosankan bagi mereka karena mereka terbiasa membagi momen-momen seru dalam hidup bersama orang lain.

    Walaupun mereka dikenal impulsif dan terkadang sulit berkomitmen dalam jangka panjang, mereka sangat suka berkencan dan menikmati dinamika fase PDKT. Di samping itu, hidup menjomblo sering kali terasa terlalu monoton dan prediktif bagi ESFP yang menyukai spontanitas.

  5. 5. ISFJ

    ilustrasi tipe ISFJ
    ilustrasi tipe ISFJ (pexels.com/itsmeseher)

    Meskipun seorang introver, ISFJ memiliki insting alami yang kuat untuk berkomitmen dan mendampingi seseorang. Berada dalam hubungan yang stabil memberikan rasa aman yang sangat mereka butuhkan. Mereka juga butuh kehadiran satu orang spesial yang bisa memahami dan mendengarkan mereka secara mendalam.

    Jika mereka jomblo terlalu lama, mereka sering kali merasa kesepian secara emosional dan kehilangan figur yang biasa mereka dukung secara tulus. Selain itu, dengan memiliki pasangan dalam hidupnya, ISFJ merasa bisa lebih terbuka secara emosional. Sebab, bagi mereka pasangan terpercaya bisa menjadi tempat aman untuknya.

    Tipe MBTI di atas cenderung punya kebutuhan sosial yang sangat tinggi dan menempatkan hubungan asmara sebagai salah satu prioritas utama dalam hidup mereka. Namun, semua kembali pada kebiasaan sekaligus pengalaman yang mungkin berbeda-beda. Menurutmu sendiri, seberapa penting memiliki pasangan hidup?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More