Ramadan sering bikin suasana hati terasa berbeda dari bulan lainnya. Ada rasa tenang yang muncul pelan-pelan, meski aktivitas tetap padat seperti biasa. Kamu jadi lebih mudah merenung, lebih gampang merasa tersentuh, bahkan lebih sadar pada hal-hal kecil. Momen seperti ini jarang datang dua kali dalam setahun.
Banyak dari kita ingin mulai menulis jurnal, tapi selalu merasa belum waktunya. Padahal justru di bulan puasa, refleksi terasa lebih jujur dan gak dibuat-buat. Pikiran lebih hening, hati lebih terbuka, dan kamu lebih siap mendengar diri sendiri. Kalau masih ragu untuk mulai, yuk simak alasan kenapa Ramadan adalah waktu terbaik untuk journaling.
