Kamu mungkin pernah membeli barang yang sedang viral karena hampir semua orang di media sosial memilikinya. Atau ikut menyetujui pendapat teman meskipun sebenarnya kamu punya pandangan berbeda. Situasi seperti ini mungkin terlihat biasa. Kamu hanya ingin mencoba sesuatu yang sedang ramai atau tidak ingin menjadi satu-satunya orang yang berbeda.
Namun, jika keputusan diambil hanya karena banyak orang melakukannya, kamu bisa saja terjebak dalam pola pikir yang disebut bandwagon fallacy. Tren dan opini di media sosial bisa memengaruhi cara kamu berpikir dan bertindak. Walaupun itu belum tentu benar, baik, atau cocok untuk kebutuhanmu. Karena itu, memahami bandwagon fallacy penting agar kamu bisa mengambil keputusan dengan lebih sadar, tanpa harus terikut arus.
