Tren lari semakin populer di kalangan anak muda, mulai dari ikut fun run hingga membagikan pencapaian lari dari aplikasi Strava di media sosial. Melihat tren gaya hidup sehat ini, siapa yang gak tertarik mencoba hal yang sama?
Tapi sebelum ikut tren, coba introspeksi dulu, apakah keinginan lari benar-benar dari dari sendiri atau sekadar takut tertinggal tren alias fear of missing out (FOMO)? Gak ada yang salah dengan mencoba hobi baru, namun penting untuk mengenali perbedaan antara motivasi diri dan tekanan sosial agar olahraga tetap menjadi aktivitas yang menyenangkan, bukan tuntutan untuk mengikuti standar orang lain. Lantas, apa bedanya motivasi diri dan tekanan saat memutuskan ikut tren?
