Banyak yang mengira diskriminasi terhadap penyandang disabilitas hanya terjadi dalam bentuk yang umum. Misalnya, penolakan akses pendidikan, pekerjaan, atau fasilitas publik. Padahal dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak bentuk perlakuan yang sebenarnya menunjukkan cara pandang yang meremehkan difabel.
Sikap ini dikenal dengan istilah ableism. Praktiknya cukup sering ditemukan di sekolah, kampus, kantor, media sosial, bahkan dalam percakapan sehari-hari. Mulai dari menganggap difabel selalu membutuhkan belas kasihan hingga berasumsi mereka gak bisa hidup mandiri. Berikut ini lima sikap yang tanpa disadari meremehkan difabel.
