Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bolehkah Berpuasa saat Maulid Nabi? Ini Penjelasannya
ilustrasi berdoa (pexels.com/Thirdman)
  • Puasa saat Maulid Nabi diperbolehkan dan berstatus sunah, bukan wajib; yang menjalankannya mendapat pahala, sedangkan yang tidak menjalankan tidak berdosa.
  • Anjuran puasa dikaitkan dengan kebiasaan Nabi Muhammad SAW berpuasa pada Senin, hari kelahirannya dan turunnya Al-Qur'an, sebagai bentuk syukur.
  • Umat Islam juga dianjurkan menjalankan puasa sunah Senin-Kamis selama Rabiul Awal; hadis menyebut pintu surga dibuka dan pengampunan diberikan pada kedua hari tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Maulid Nabi adalah hari lahir Nabi Muhammad SAW. Umat Islam boleh puasa saat itu. Puasa ini tidak wajib, jadi kalau tidak puasa tidak berdosa. Nabi Muhammad SAW dulu puasa hari Senin sebagai rasa syukur karena beliau lahir pada hari itu. Umat Islam juga dianjurkan puasa Senin dan Kamis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Maulid Nabi 2024 akan jatuh pada hari Selasa, 25 September 2026. Hari tersebut merupakan peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW yang berlangsung pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriah.

Kelahiran Nabi Muhammad SAW biasanya diperingati oleh umat Islam dengan berbagai kegiatan positif seperti menjalankan ibadah sunah. Namun, bolehkah berpuasa saat Maulid Nabi? Bagaimana hukumnya dalam Islam?

Langsung saja, cek penjelasan selengkapnya di bawah ini!

1. Bolehkah berpuasa saat Maulid Nabi?

ilustrasi puasa (freepik.com/Freepik)

Kurang dari sepekan, umat Islam akan merayakan Maulid Nabi 1446 H. Selain menggelar acara seperti pengajian, tradisi endog-endogan, hingga lomba bertema Maulid Nabi, sebagian umat Islam juga menunaikan puasa.

Puasa memang ibadah mulia dalam agama Islam. Akan tetapi, bolehkah berpuasa saat Maulid Nabi? Melansir NU Online, hukum berpuasa saat Maulid Nabi adalah sunah atau tidak wajib.

Jadi, tidak ada perintah wajib untuk umat Islam berpuasa. Namun, umat Islam dianjurkan untuk puasa saat Maulid Nabi mengikuti kebiasaan Nabi Muhammad SAW semasa hidup.

Anjuran tersebut sesuai dengan bunyi hadis Abu Qatadah Al-Anshari berikut:

عَنْ أبِي قَتادَةَ الأنْصارِيِّ،  أنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ الِاثْنَيْنِ؟ فَقالَ: فِيهِ وُلِدْتُ وفِيهِ أُنْزِلَ عَلَيَّ

Artinya: "Diriwayatkan dari Abi Qatadah al-Ansari, sesungguhnya Rasulullah pernah ditanya tentang puasa hari Senin, beliau menjawab: Pada hari itu aku dilahirkan, dan pada hari itu diturunkannya Al-Qur’an kepadaku."

Pada hari kelahirannya, Nabi Muhammad SAW menjalankan puasa. Berdasarkan hadis tersebut, diketahui bahwa Nabi Muhammad SAW menjalankan puasa sebagai bentuk syukur.

2. Keutamaan puasa hari Senin dalam Islam

ilustrasi puasa (freepik.com/ PV Productions)

Bolehkah puasa saat Maulid Nabi?

Jadi, puasa di hari kelahiran Nabi diperbolehkan, tapi hukumnya sunah atau tidak wajib. Apabila dilakukan, seseorang akan mendapatkan pahala. Jika tidak, ia pun tidak berdosa.

Selain puasa saat Maulid Nabi Muhammad SAW, umat Islam dianjurkan untuk puasa sunah Senin - Kamis selama bulan Rabiul Awal. Kenapa? Puasa Senin - Kamis adalah salah satu puasa yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah juga sering menjalankan puasa sunah tersebut. Sesuai hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda:

تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ، فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا، إِلَّا رَجُلًا كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ

Artinya: "Pintu-pintu surga dibuka setiap Senin dan Kamis. Maka Allah mengampuni dosa setiap hamba-Nya yang tidak musyrik, kecuali orang yang bermusuhan dengan saudaranya sesama Muslim (hingga keduanya saling memaafkan)."

Bagi kamu yang ingin menunaikan puasa sunah di hari Senin dan Kamis, berikut niatnya:

  • Niat puasa Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ يَوْمَ اْلِإثْنَيْنِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالىَ

Nawaitu shouma ghadin yaumal itsnaini sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya berniat berpuasa besok hari Senin sunah karena Allah ta'ala."

  • Niat puasa Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ يَوْمَ اْلخَمِيْسِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالىَ

Nawaitu shouma ghadin yaumal khomisi sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya niat berpuasa besok hari Kamis sunah karena Allah ta'ala."

Demikian jawaban bolehkah puasa saat Maulid Nabi. Sesuai dengan penjelasan di atas, maka puasa saat Maulid Nabi diperbolehkan. Yuk, amalkan juga!

Curated For You

Editorial Team

Related Article