Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

⁠Cara Bertahan Jika Harga BBM Naik, Tanpa Mengorbankan Kebutuhan

⁠Cara Bertahan Jika Harga BBM Naik, Tanpa Mengorbankan Kebutuhan
ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Kenaikan harga BBM berpotensi memengaruhi biaya transportasi dan kebutuhan pokok, sehingga masyarakat disarankan mulai mengatur keuangan serta menyiapkan langkah antisipatif.
  • Pemanfaatan transportasi umum dan pengurangan mobilisasi pribadi menjadi strategi efektif untuk menekan konsumsi BBM sekaligus menjaga efisiensi pengeluaran harian.
  • Mengelola keuangan dengan menetapkan prioritas kebutuhan primer serta menambah dana darurat penting dilakukan agar kondisi finansial tetap stabil di tengah situasi tidak pasti.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kenaikan harga BBM akan berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk biaya transportasi dan harga kebutuhan pokok. Meski saat ini belum ada imbauan terkait kelangkaan harga bahan bakar, namun sebaiknya kita bersiap-siap akan berbagai kemungkinan. Di tengah kondisi ini, masyarakat dapat mulai mengelola keuangan dengan baik serta mengatur prioritas untuk bertahan hidup.

Lewat artikel ini kamu bisa mengikuti beberapa kiat realistis untuk menyiasati kenaikan BBM tanpa harus mengorbankan kebutuhan utama. Kuncinya adalah melakukan tindakan preventif dan beradaptasi dengan baik.

1. Memanfaatkan fasilitas umum dengan baik

Ilustrasi transportasi umum di Korea Selatan
Ilustrasi transportasi umum di Korea Selatan (unsplash.com/Geonhee)

Kamu bisa mulai dengan mengurangi penggunaan transportasi pribadi dengan memanfaatkan kendaraan umum. Berpergian dengan menggunakan transportasi umum, selain menghemat ongkos juga bisa menekan penggunaan BBM.

Efek domino juga akan tercipta apabila kamu memanfaatkan transportasi umum, misalnya mengurangi kemacetan dan dapat membantu mengurai kepadatan. Hal ini membuat lalu lintas lebih lengang dan akan berdampak pada penghematan bahan bakar bagi kendaraan lain juga.

2. Meminimalisir mobilisasi

ilustrasi keuangan tidak baik
ilustrasi keuangan tidak baik (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

Mengurangi mobilisasi sehari-hari menjadi langkah yang tepat untuk menekan konsumsi BBM. Penting untuk selektif dalam bergerak atau berpergian. Mengurangi mobilitas tanpa mengganggu produktivitas akan membuat pengeluaran tetap terkendali. Misalnya, kamu bisa memilih untuk menghabiskan waktu luang di rumah saja daripada harus berpergian.

Sebaiknya, kamu mengkaji kembali apakah mobilisasi yang dilakukan sangat mendesak dan diperlukan atau bisa dilakukan secara online. Jika ada opsi daring, manfaatkan hal tersebut. Selain itu, kamu mungkin bisa mengajukan alternatif work from home atau pembelajaran daring jika memungkinkan

3. Mengelola keuangan dengan mengatur prioritas

ilustrasi keuangan
ilustrasi keuangan (pexels.com/ANTONI SHKRABA production)

Tinjau kembali pengeluaran dengan mengalokasikan berdasarkan kebutuhan primer. Kamu perlu menabah dana darurat di tengah kondisi krisis yang tidak menentu seperti saat ini. Bersiaplah dengan berbagai kemungkinan yang akan terjadi, salah satunya ketika BBM naik dan penggunaan kendaraan pribadi dibatasi.

Mengelola keuangan dengan cara mendahulukan kebutuhan penting menjadi kunci agar kondisi finansial tetap sehat dan terkontrol. Tanpa perencanaan yang jelas, keuangan bisa terganggu, apalagi di tengah krisis seperti saat ini.

Beberapa kiat di atas semoga bisa membantumu dalam menghadapi situasi yang tidak terkontrol seperti sekarang. Pastikan kamu mengurangi pengeluaran yang tidak dibutuhkan, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us