Apakah kamu pernah merasa bersalah saat rebahan, padahal tubuh dan pikiran sudah lelah? Baru bersantai sedikit, kamu malah teringat pekerjaan yang belum selesai, pesan yang belum dibalas, atau target yang masih harus dikejar. Di tengah budaya yang sering mengagungkan produktivitas, banyak orang merasa seolah setiap menit harus menghasilkan sesuatu.
Padahal, terus-menerus mengejar target bisa membuat otak kelelahan tanpa disadari. Karena itu, muncul konsep no-outcome hours, yaitu waktu untuk melakukan sesuatu tanpa tujuan atau hasil yang harus dicapai. Meski terdengar sederhana, kebiasaan ini diyakini dapat membantu mengurangi stres dan membuat pikiran lebih segar. Yuk, kenali lebih jauh konsep no-outcome hours berikut ini!
