“Gabung menulis di IDN Times Community juga bulan Juli tahun 2020, jadi sekaligus merayakan 6 tahun menulis di sini,” imbuh Nawa.
Cerita Nawa Maulida, Kemas Menarik Artikel Dunia Hiburan Thailand

- Nawa Maulida, penulis asal Jember, terpilih sebagai Community Writer of The Month Juli 2026 bertepatan dengan enam tahun perjalanannya menulis di IDN Times Community.
- Berawal dari kecintaannya pada dunia hiburan Thailand sejak SMP, Nawa konsisten menulis artikel seputar aktor, film, dan drama Thailand dengan riset mendalam dari sumber berbahasa Thailand.
- Ketekunan Nawa dalam menulis tidak hanya mengantarkannya pada penghargaan, tetapi juga membantu membiayai kuliah hingga wisuda melalui penghasilan dari artikel-artikel yang diterbitkan.
Tidak kalah dari dunia entertainment Korea Selatan, Thailand juga mengalami kemajuan pesat pada industri hiburannya. Ada banyak aktor dan aktris berbakat, yang dikenal hingga luar Thailand. Kebanyakan dari mereka populer lewat drama hingga film Thailand.
Belum lagi industri musik Thailand yang kian masif melahirkan idol-idol berbakat. Potensi inilah yang menarik perhatian Nawa Maulida, Community Writer andalan IDN Times. Berbekal informasi-informasi mengenai industri hiburan Thailand, Nawa berhasil mengemasnya menjadi sebuah artikel menarik setiap harinya.
Semangat dan keunikan dalam memilih topik inilah, yang berhasil mengantarkan Community Writer asal Jember ini, menjadi Community Writer of The Month Juli 2026. Penasaran bagaimana suka duka Nawa dalam menulis artikel entertainment Thailand? Yuk, simak ceritanya!
1. Apresiasi sebagai penulis sekaligus merayakan 6 tahun berkarya di IDN Times Community

Dipilihnya Nawa sebagai Community Writer of The Month bulan Juli 2026 juga menjadi hadiah bagi Community Writer kelahiran tahun 2000 ini, lho. Sebab, bulan Juli merupakan bulan kelahiran Nawa dan penghargaan ini dianggapnya sebagai apresiasi baginya selama menulis di IDN Times Community.
Nawa sendiri mengenal IDN Times sejak semester terakhir kuliah, sekitar tahun 2019. Kala itu, Nawa tengah mendapat tugas menulis di media massa oleh komunitas yang diikutinya. Dan mulailah Nawa mempelajari tentang IDN Times Community, lalu akhirnya mulai memberanikan diri menulis di tahun 2020.
Menempuh pendidikan S1 Hukum gak membuat Nawa takut untuk menghasilkan sebuah karya tulisan. Bahkan, ia juga mengerjakan banyak hal lain di bidang literasi seperti, copywriting, hingga menjadi editor naskah.
“Aktivitasku untuk saat ini sih nulis di beberapa platform, media sosial, dan sedang bersiap menerbitkan antologi puisi pertamaku. Selain itu, aku saat ini juga aktif sebagai volunteer mandiri yang mendampingi ibu-ibu atau nenek-nenek buta huruf untuk belajar membaca,” ungkap Nawa dengan antusias.
2. Perjalanan menulis Nawa Maulida hingga kini dikenal oleh pembaca setia IDN Times

Sama seperti Community Writer lainnya, perjalanan Nawa menulis di IDN Times Community tidaklah mudah. Nawa mengaku, saat awal-awal menulis ia membutuhkan waktu berjam-jam. Apalagi karena sudah memutuskan untuk fokus menulis artikel tentang dunia hiburan Thailand, ia butuh banyak waktu untuk riset dari sumber yang semuanya berbahasa Thailand.
“Artikel pertamaku jelas mendapat revisi dari editor karena penulisan sumber gambarnya yang keliru. Waktu itu langsung semangat revisi dan mengikuti arahan editor serta aturan penulisan IDN Times,” ujar Nawa.
Nawa pun mengingat betul artikel pertamanya yang berjudul "7 Aktor Thailand Kelahiran Tahun 1997, Gak Kalah Kece dari Oppa Korea", menjadi artikel yang berhasil terbit. Dan berkat artikel tersebut, ia pun mulai mencoba menulis berbagai topik. Mulai dari artikel Hype, Life, hingga Travel tentang tempat wisata di Jember, tempat tinggalnya, lho!
Nawa juga sudah pernah melewati rasanya artikel hanya berdiam diri di kolom moderasi selama berbulan-bulan, mendapat banyak revisi, hingga artikel ditolak. Namun, berkat kegigihannya kini artikel-artikel Nawa menjadi inspirasi banyak penulis untuk berani membahas seputar dunia hiburan Thailand.
“Saat ini sering ditolaknya sih karena pembahasannya sama dengan writer lainnya, jadi aku sangat berusaha mencari angle yang berbeda. Dari penolakan dan revisi tersebut membuat aku semakin teliti dalam mencari angle yang menarik meski topik pembahasannya hampir serupa,” terang Nawa.
3. Kenal dunia entertainment Thailand sejak duduk di bangku SMP

Gak semua penulis di IDN Times Community, berani menulis seputar dunia hiburan Thailand. Selain karena tidak sepopuler dunia hiburan barat, Hollywood, dan Korea Selatan, sumber referensi dunia hiburan Thailand juga belum masif dan kebanyakan berbahasa Thailand. Namun, bagi Nawa ini bukanlah hal yang tidak mungkin. Ia justru semakin tekun dan menjadikannya sebagai peluang, karena Kecintaannya dengan dunia hiburan Thailand sudah muncul sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Dulu waktu SMP itu aku sempat nobar film Thailand, Crazy Little Thing Called Love (2010). Mulai sejak itu aku keterusan nonton film atau drama Thailand. Setiap aku habis nonton itu penasaran terkait informasi aktor dan aktris yang memerankannya,” ujar Nawa.
Menurut Nawa, sangat susah dan jarang ada media di Indonesia yang membahas tentang dunia hiburan Thailand. Berangkat dari hal tersebut, Nawa pun bercita-cita ingin menyajikan informasi seputar dunia hiburan Thailand ke teman-teman terdekatnya. Niat dan cita-cita tersebut akhirnya baru terealisasi pada tahun 2020, bertepatan dengan boomingnya drama BL Thailand, 2gether.
Gak heran jika Nawa mendapat views tinggi untuk artikel-artikel yang dibuatnya. Mulai dari tentang serial atau drama Thailand di Netflix, film How to Make Millions Before Grandma Dies (2024), hingga artikel tentang wisata di Thailand yang pernah dibuatnya.
4. Tips mengolah informasi dari media Thailand menjadi sebuah artikel yang menarik ala Nawa

Dalam menentukan angle, Nawa biasanya memantau perbincangan di media sosial. Apakah banyak netizen yang membahas drama atau film yang akan dibahas, apakah netizen punya teori terkait film atau drama tersebut, dan apa yang membuat mereka tertarik dengan tontonan tersebut.
“Dari situ aku bisa menentukan apakah aku akan fokus membahas aktornya, membahas genrenya, teori-teori di dalamnya, karakter, atau kalau banyak yang perlu dibahas aku review film atau dramanya,” terang Nawa.
Bagi Nawa, yang terpenting sebelum menulis sebuah artikel ia harus sudah menonton trailer-nya. Kalau ia tertarik, ceritanya menarik, dan potensial booming, baru Nawa akan tulis dan mulai mencari referensi. Dalam mengumpulkan informasi terkait entertainment Thailand, berbagai artikel berbahasa Thailand akan dibacanya. Gak hanya itu, review kritikus film, hingga mencari rating drama atau film di platform streaming, juga menjadi pertimbangan menulisnya.
“Pembahasan entertainment Thailand banyak terjadi di media sosial, maka aku juga melakukan riset di berbagai media sosial untuk mengetahui apa yang tengah hangat dibicarakan. Terkadang jika pembahasannya sedikit sensitif aku akan tanya ke teman yang ada di Thailand terkait apa yang aku tulis, apakah tulisanku akurat seperti yang terjadi di sana,” imbuh Nawa.
5. Menulis di IDN Times Community bantu Nawa bayar biaya tugas kuliah hingga wisuda

Nawa punya angle andalan untuk artikel-artikelnya, lho! Mulai dari sinopsis, review, hingga informasi terkait karakter dalam drama Thailand. Bahkan Nawa membuat ulasannya bukan semata-mata karena views-nya yang tinggi, tapi karena ingin memberi informasi terkait drama atau film Thailand yang sedang tayang.
“Kalau habis nonton, otakku otomatis ingin nulis review. Me-review atau membahas setiap karakter di dalamnya, aku lakukan agar pembaca dapat memahami point of view dalam setiap tokoh. Dan dapat mengambil pelajaran serta pesan yang ingin disampaikan,” terang Nawa.
Berkat kegigihan serta motivasinya dalam menulis artikel, gak heran jika penghasilan yang didapat Nawa terbilang lumayan dari menulis. Bahkan Nawa mengungkapkan, hasil menulis di IDN Times Community sangat membantunya untuk membiayai tugas kuliah hingga wisuda, lho. Apalagi setelah artikel-artikelnya selalu berhasil diterbitkan oleh editor IDN Times, Nawa bisa menyisihkan penghasilan menulisnya untuk ditabung sebagai dana darurat.
Nah, dari cerita Nawa Maulida ini kita bisa belajar bahwa, berani mencoba suatu yang berbeda dari orang lain bukanlah suatu hal yang menakutkan. Bahkan bisa jadi inspirasi untuk banyak orang, seperti penulis-penulis yang terinspirasi dari karya-karya Nawa di IDN Times. Jadi, jangan takut untuk mecoba dan mulai menulis, ya!






















