Di era ketika notifikasi datang tanpa henti dan media sosial selalu berada dalam genggaman, banyak orang mulai merasa kelelahan secara mental tanpa benar-benar menyadarinya. Aktivitas sederhana seperti menunggu antrean, naik kendaraan umum, atau bahkan sebelum tidur sering kali langsung diisi dengan membuka ponsel. Akibatnya, otak hampir tidak pernah mendapatkan waktu istirahat dari arus informasi yang terus mengalir.
Belakangan ini, digital detox selama tujuh hari semakin populer, terutama di kalangan Gen Z dan pekerja muda. Konsepnya sederhana: mengurangi penggunaan media sosial, membatasi screen time atau bahkan menghentikan sementara penggunaan aplikasi tertentu selama satu minggu. Pertanyaannya, apa yang sebenarnya berubah setelah tujuh hari menjalani digital detox?
