Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lakukan Strategi Mnemonik, Bantu Tingkatkan Daya Ingat!

Lakukan Strategi Mnemonik, Bantu Tingkatkan Daya Ingat!
ilustrasi mengingat sesuatu (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Intinya Sih
  • Strategi mnemonik membantu memudahkan ingatan melalui pola, asosiasi, atau pengelompokan informasi, sehingga bisa diterapkan saat belajar, bekerja, dan aktivitas sehari-hari.
  • Akronim serta akrostik memakai huruf awal kata untuk mengingat urutan, sedangkan chunking membagi informasi seperti nomor telepon menjadi bagian-bagian kecil.
  • Musik dan sajak memanfaatkan melodi, irama, serta pola bunyi agar informasi lebih mudah diulang, diucapkan, dan tersimpan dalam memori.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pernah merasa mudah lupa saat menghafal materi, nama seseorang, atau daftar belanja? Jika iya, mungkin sudah saatnya kamu mencoba cara yang dapat membantu meningkatkan daya ingat. Kemampuan mengingat memang bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar diri. Oleh karena itu, penting untuk melatih otak agar kemampuan memorinya tetap optimal.

Salah satu cara yang bisa kamu coba adalah strategi mnemonik. Mnemonik merupakan teknik yang membantu seseorang mengingat informasi dengan lebih mudah melalui pola, asosiasi, atau pengelompokan tertentu. Kabar baiknya, strategi ini cukup sederhana dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, kenali beberapa teknik mnemonik berikut!

1. Akronim dan akrostik

ilustrasi menghafal materi (pexels.com/Andrea Piacquadio)
ilustrasi menghafal materi (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Akrostik dan akronim merupakan teknik mnemonik yang paling sering digunakan. Akronim adalah singkatan yang dibentuk dari huruf pertama beberapa kata sehingga lebih mudah diingat.

Misalnya, kamu ingin mengingat urutan warna pelangi. Kamu bisa menggunakan kata "MeJiKuHiBiNiU" yang mewakili merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Dengan begitu, kamu tidak perlu menghafal satu per satu warna tersebut.

Sementara itu, akrostik dilakukan dengan membuat sebuah kalimat yang setiap katanya diawali huruf tertentu untuk membantu mengingat suatu urutan. Misalnya, untuk mengingat arah mata angin (Utara, Timur, Selatan, Barat), kamu bisa menggunakan kalimat "Udin Tinggal Sama Budi". Huruf awal setiap kata akan membantu otak mengingat urutan informasi dengan lebih mudah.

2. Mengelompokkan

ilustrasi berpikir (pexels.com/cottonbro studio)
ilustrasi berpikir (pexels.com/cottonbro studio)

Pengelompokan atau chunking adalah teknik mengingat dengan cara membagi informasi menjadi beberapa bagian yang lebih kecil. Cara ini membuat otak lebih mudah memproses informasi dibandingkan harus mengingat semuanya sekaligus.

Sebagai contoh, nomor telepon 081234567890 akan lebih mudah diingat jika dibagi menjadi 0812-3456-7890. Begitu juga ketika menghafal angka, tanggal, atau kode tertentu. Dengan mengelompokkannya menjadi beberapa bagian, proses mengingat akan terasa lebih mudah dan ringan.

3. Musik

Ilustrasi perempuan sedang mendengar musik (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi perempuan sedang mendengar musik (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Musik juga dapat membantu meningkatkan daya ingat karena irama dan melodi membuat informasi lebih mudah tersimpan di otak. Salah satu contoh paling populer adalah lagu ABC yang mengenalkan huruf alfabet dari A sampai Z dengan alunan musik yang fun. Itulah sebabnya banyak anak dapat menghafal alfabet melalui lagu ABC sejak usia dini.

Teknik ini juga bisa kamu terapkan saat belajar. Misalnya, ubah poin-poin penting menjadi lagu sederhana atau nyanyikan dengan nada yang sudah kamu kenal. Cara ini dapat membuat proses menghafal terasa lebih menyenangkan sekaligus efektif.

"Bagian terbaiknya adalah saat kamu mencari lagu secara online tentang hal-hal yang ingin kamu pelajari, kamu akan menemukan banyak lagu yang sudah dibuat oleh orang lain sesuai dengan apa yang kamu cari. Kamu bisa ikut menyanyikan lagu tersebut untuk memastikan bahwa itu berfungsi sebagai alat bantu untuk meningkatkan daya ingat," tulis Wee Ben Sen, penulis dan Pendiri Tutor City dalam laman Tutor City.

4. Sajak

ilustrasi orang berpikir (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)
ilustrasi orang berpikir (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Sajak atau kalimat berima juga menjadi salah satu teknik mnemonik yang efektif. Otak cenderung lebih mudah mengingat kata-kata yang memiliki pola bunyi atau irama tertentu. Kamu mungkin kesulitan mengingat apa yang dilakukan kemarin, tetapi kamu dapat tetap mengingat lagu dari beberapa tahun yang lalu dengan mudah.

"Sajak dapat menjadi alat bantu yang bermanfaat untuk mengingat sesuatu karena membuat informasi lebih mudah untuk didengar berulang dan lebih menyenangkan untuk diucapkan," jelas Esther Hereema, Asisten Administrator di Edison Christian Life Services sekaligus ahli Alzheimer's/Dementia expert, dilansir verywell health.

Misalnya, saat menghafal jumlah hari dalam setiap bulan, banyak orang menggunakan kalimat atau lagu yang memiliki rima agar lebih mudah diingat. Karena terdengar berulang dan memiliki irama, informasi tersebut akan lebih mudah tersimpan dalam memori jangka panjang.

Strategi mnemonik dapat menjadi cara sederhana untuk membantu meningkatkan daya ingat. Dengan memanfaatkan teknik seperti akronim, pengelompokan, musik, maupun sajak, proses menghafal bisa terasa lebih mudah dan menyenangkan. Kamu pun dapat menerapkannya saat belajar, bekerja, atau mengingat berbagai informasi penting dalam kehidupan sehari-hari.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More