Ilustrasi merasa tenang (pexels.com/cottonbro studio)
Kamu tidak harus menjalani satu hari penuh tanpa smartphone untuk mendapatkan manfaat digital minimalism. Cara yang lebih realistis adalah membuat phone-free zone atau waktu tertentu ketika gadget tidak digunakan. Misalnya, meja makan, tempat tidur, ruang belajar, atau satu jam pertama setelah bangun tidur bisa menjadi area bebas smartphone.
“Dua area yang paling berdampak untuk ditetapkan sebagai phone-free zone adalah meja makan dan kamar tidur, karena ruang-ruang tersebut memiliki pengaruh terbesar terhadap komunikasi dan kualitas tidur,” ujar terapis Jake Bergstedt dikutip dari Real Simple.
“Tujuannya bukan sekadar menjauh dari perangkat, melainkan mengisi waktu secara sengaja dengan kegiatan yang memulihkan serta menjadikan momen lepas dari gawai sebagai pengalaman yang positif. Zona bebas ponsel ini memberikan waktu bagi otak kamu untuk beristirahat dari stimulasi yang terus-menerus, yang seiring waktu dapat membantu mengurangi stres,” tambahnya.
Oleh karena itu, tujuan akhirnya bukan menjadi orang yang anti-gadget. Justru sebaliknya, kamu ingin memiliki hubungan yang lebih sehat dengan teknologi. Tetap boleh membuka TikTok untuk melihat tren, menggunakan Instagram untuk berkomunikasi, menonton YouTube untuk hiburan, atau mengikuti berita melalui smartphone. Bedanya, kamu melakukannya karena memang memilih untuk melakukannya, bukan karena merasa harus selalu online.
Digital minimalism bukan tentang hidup tanpa teknologi, melainkan tentang mengembalikan kendali kepada diri sendiri. Kamu tetap bisa mengikuti tren tanpa harus mengikuti semua tren, tetap terhubung dengan teman tanpa selalu online, dan tetap menggunakan gadget tanpa membiarkannya menguasai waktumu.