Menurut Dr. Elena Touroni, psikolog dan co-founder The Chelsea Psychology Clinic, “Benda-benda bisa menjadi semacam jembatan menuju kenangan tertentu. Makna yang melekat pada benda tersebut dapat membantu kita mengingat sesuatu yang positif atau berarti, dan hal itu bisa terasa menenangkan, terutama ketika sedang berada dalam masa yang penuh ketidakpastian,” dikutip dari Psychologies.
Tren Mengoleksi Mug Unik, Gelas Minum Kini Jadi Bagian dari Dekorasi

- Tren mengoleksi mug unik berkembang karena desain, warna, dan karakter mug dapat mencerminkan selera serta identitas personal pemiliknya di rumah.
- Mug tidak lagi hanya disimpan di lemari; koleksi dapat ditata di rak terbuka, kait, atau meja sebagai aksen dekorasi dapur dan coffee corner.
- Setiap mug dapat menyimpan kenangan dari perjalanan, hadiah, toko kecil, atau acara tertentu, sehingga koleksinya bernilai personal selain fungsional.
Punya satu mug favorit mungkin sudah biasa. Namun, sekarang banyak orang justru sengaja mengoleksi beberapa mug dengan bentuk yang unik. Ada mug bergambar karakter, bentuk buah, sampai desain handmade yang tidak pasaran. Koleksi tersebut kemudian tidak hanya disimpan di dalam lemari dapur saja, sebab sebagian orang mulai menaruhnya di rak terbuka sebagai bagian dari dekorasi rumah.
Tren ini banyak terlihat dari kebiasaan menampilkan barang-barang personal di sudut rumah. Mug dipilih karena ukurannya yang relatif kecil, tetapi tetap bisa mencuri perhatian. Selain untuk minum kopi atau teh, bentuk dan desainnya juga bisa menambah karakter sebuah ruangan. Lalu, apa yang membuat mug biasa berubah menjadi benda koleksi?
1. Mug bisa jadi cara menunjukkan selera seseorang

ilustrasi mug (pexels.com/Vlad Vasnetsov) Memilih mug tidak selalu soal kapasitas atau bahan yang nyaman digunakan. Bentuk, warna, karakter, hingga desain pada mug bisa mencerminkan hal-hal yang disukai oleh seseorang. Karena itu, gak heran kalau seseorang punya beberapa mug dengan desain yang berbeda-beda untuk digunakan sesuai suasana hati atau disimpan di area tertentu.
Seorang psikolog lingkungan, Sally Augustin, Ph.D., menjelaskan dalam Psychology Today bahwa benda-benda yang kita pilih untuk berada di sekitar kita sebenarnya bisa memberi gambaran tentang siapa diri kita dan apa yang kita anggap penting. Jadi, koleksi mug bisa saja menjadi bagian kecil dari cara seseorang membangun identitas di rumah. Mug bergambar film favorit, misalnya, bisa menunjukkan ketertarikan tertentu tanpa harus dijelaskan lewat kata-kata.
2. Koleksi mug bisa sekaligus menjadi dekorasi

ilustrasi mug (pexels.com/FOX) Mug dengan bentuk dan desain yang menarik rasanya sayang kalau hanya disimpan di dalam lemari. Beberapa mug bisa ditata di rak terbuka, digantung pada kait, atau diletakkan di sudut meja untuk memberi sedikit warna pada ruangan di rumah. Apalagi kalau desainnya beragam, koleksi tersebut bisa membuat area dapur atau coffee corner terasa lebih hidup.
Cara menatanya juga bisa disesuaikan dengan gaya ruangan. Mug berwarna senada dapat disusun agar tampil lebih rapi, sementara desain dengan warna atau bentuk yang berbeda justru bisa memberikan kesan playful. Kamu juga bisa memadukannya dengan tanaman kecil, buku, atau dekorasi lain supaya tampilannya tidak terasa seperti rak peralatan makan biasa.
Sehingga, mug yang dikoleksi bisa dianggap sebagai dekorasi. Bentuk dari mug yang unik sudah bisa menjadi daya tarik ketika ditempatkan di ruang yang tepat. Jadi kalau ada beberapa mug lucu yang selama ini cuma tersimpan di dalam lemari, mungkin sekarang waktunya kamu menempatkannya di luar lemari agar sekaligus bisa menjadi dekorasi ruanganmu.
3. Mug yang dikoleksi bisa menyimpan cerita

Ilustrasi mug personal untuk ayah (Pexels.com/RDNE Stock project) Alasan lain mengapa mug mudah menjadi benda koleksi adalah karena setiap benda bisa punya cerita sendiri. Ada mug yang dibeli saat traveling, diberikan oleh teman, ditemukan di sebuah toko kecil, atau mug suvenir dari sebuah acara. Sehingga bentuknya mungkin sederhana, tetapi kenangannya justru membuat benda tersebut sulit digantikan.
Itu yang membuat mug tidak harus selalu terlihat mahal atau seragam. Justru mug yang berbeda-beda bisa terasa lebih menarik ketika masing-masing punya cerita di baliknya. Rak berisi mug jadi bukan cuma tempat menyimpan peralatan minum saja, tetapi juga semacam koleksi kecil tentang tempat, orang, dan momen yang pernah dilewati.
Kalau selama ini kamu menganggap mug cuma benda buat menampung kopi, mungkin sudah waktunya kamu melihatnya dari sisi lain. Satu mug bisa jadi alat minum, aksen dekorasi, sekaligus pengingat sebuah cerita. Tinggal pastikan koleksinya masih muat di rumah.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)













![[QUIZ] Siapa yang Bisa Bikin Kamu Nangis Gak Berhenti?](https://image.idntimes.com/post/20260307/1000007300_8f79f892-85b0-4214-be02-70926ca5ffe4.jpg)




![[QUIZ] Dari Love Language, Seberapa Akrab Hubunganmu dengan Diri Sendiri?](https://image.idntimes.com/post/20250208/love-yourself-beab7a05d394bc9725846ba0664ebe43-8974ac5049088dd23b4fdc945c214ddc.jpg)
![[QUIZ] Pilih Keadaan, Ini Batas Empati Kamu](https://image.idntimes.com/post/20260709/pexels-mart-production-7699371_570f49dd-45de-4257-8939-7f7fc87f2f84.jpg)


