Ilustrasi berdoa (pexels.com/MART PRODUCTION)
Doa damai menggambarkan semangat iman yang begitu kuat. Santo Fransiskus memohon kepada Tuhan supaya menjadikan dirinya sebagai sarana, pembawa perdamaian, bukan pelaku hal-hal buruk. Oleh karena itu, dalam setiap kalimatnya diserukan, “jadikanlah aku”.
Fransiskus juga berkata, “bila terjadi kebencian, saya akan membawa cinta kasih.” Seandainya pun dia berhasil meluluhkan kebencian itu dan berubah menjadi cinta kasih, dia akan bersyukur kepada Tuhan karena telah berkemauan membuat dirinya menjadi sarana cinta kasih Tuhan. Karena itu dia hanya mampu dan berani memohon, “Bila terjadi penghinaan, 'jadilah' aku pembawa pengampunan”.
Meskipun naskah doa ini bukan hasil buah tangan dari Fransiskus sendiri, namun menggambarkan semangat iman dan perdamaian Fransiskus yang begitu kuat. Mungkin karena itulah banyak umat Kristiani yang menganggapnya berasal dari Fransiskus Asisi sendiri.
Itulah tadi doa damai Santo Fransiskus Asisi sekaligus dengan makna di dalamnya. Doa ini menggambarkan semangat iman akan perdamaian dengan sesama. Lalu menyebarkan kasih kepada sekitar.