ilustrasi sedang menulis (pexels.com/georgemilton)
Jika aktivitas dalam dopamine menu mulai terasa kurang efektif, cobalah memperbarui rutinitas dengan pengalaman baru. Menurut Moshe Ratson, mencoba hal-hal yang berbeda dapat memberikan stimulasi baru bagi otak sehingga motivasi kembali muncul. Karena itu, jangan ragu mengevaluasi dan mengganti isi dopamine menu secara berkala agar tetap terasa menyenangkan.
"Cobalah keluar dari rutinitas dan tambahkan pengalaman baru yang menyenangkan. Lakukan hal-hal yang belum pernah kamu lakukan sebelumnya karena pengalaman baru dapat mengaktifkan zat kimia di otak yang berkaitan dengan rasa senang, yaitu dopamin dan norepinefrin," ujar Moshe Ratson, MFT, PCC, seorang Terapis Pernikahan dan Keluarga, dikutip dari wikiHow.
Kamu bisa mencoba mengunjungi tempat baru mengikuti kelas, atau mempelajari hobi yang belum pernah dicoba. Namun, jika tidak ada lagi aktivitas yang terasa menyenangkan atau suasana hati terus memburuk, sebaiknya berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. Menurut Eric Tivers, kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah lain yang perlu ditangani secara profesional.
"Kalau kamu bahkan sudah tidak tahu lagi apa yang sebenarnya kamu sukai, inilah saatnya menemui dokter karena penyebabnya bisa saja adalah depresi," ujar Eric Tivers, LCSW, seorang ADHD Coach, CEO, dan pendiri ADHD rewired, dikutip dari ADDitude Magazine.
Dopamine menu dapat menjadi cara sederhana untuk membantu mengelola motivasi, fokus, dan suasana hati melalui aktivitas yang benar-benar kamu nikmati. Kuncinya adalah memilih aktivitas yang sesuai dengan kebutuhanmu dan mengevaluasinya secara berkala agar manfaatnya tetap terasa.