5 Etika Mengunggah Foto Bareng Teman yang Sering Diabaikan

- Pastikan semua orang dalam foto dalam kondisi siap
- Gunakan filter secara merata agar gak jomplang
- Mintalah izin sebelum mengunggah foto yang bersifat humor
Pernah gak, sih, kamu merasa kurang nyaman saat tiba-tiba muncul di unggahan foto teman, padahal kondisi wajah atau ekspresi lagi gak siap? Situasi kayak gini sering banget terjadi, dan meski temanmu gak bermaksud buruk, tetap aja ada rasa gak enak yang muncul. Hal kecil kayak gini sering dianggap sepele, padahal bisa bikin hubungan pertemanan jadi terasa canggung.
Kalau kamu yang berada di posisi pengunggah, penting buat diingat kalau posting foto bersama itu bukan cuma soal milih hasil terbaik buat diri sendiri. Ini tentang gimana kita menjaga rasa saling menghargai, karena setiap orang punya batasan masing-masing dalam melihat dirinya saat difoto. Nah, supaya momen kebersamaan kalian tetap asyik dan gak bikin baper, perhatikan 5 etika ini, yuk!
1. Pastikan semua orang dalam foto dalam kondisi siap

Jangan cuma pilih foto karena muka kamu lagi keren sendirian. Coba cek lagi ekspresi teman-temanmu di samping, apa ada yang lagi merem, mangap, atau posenya lagi gak oke? Menampilkan versi terbaik setiap orang dalam satu foto adalah bentuk apresiasi paling sederhana buat temanmu.
Sebelum klik tombol share, gak ada salahnya tanya pendapat mereka dulu. Langkah kecil ini menunjukkan kalau kamu gak cuma peduli sama tampilan di akun pribadimu, tapi juga menghargai kepercayaan diri mereka.
2. Gunakan filter secara merata agar gak jomplang

Pakai filter buat mempercantik foto memang sah-sah aja, tapi usahakan efeknya gak bikin satu wajah terlihat mencolok sendirian. Bakal kerasa aneh kalau kamu edit wajah sendiri sampai mulus banget, tapi membiarkan wajah teman lainnya apa adanya atau malah kena filter yang bikin mukanya jadi aneh.
Pilihlah filter yang kasih efek natural dan merata buat semua orang di foto tersebut. Menjaga keselarasan visual itu penting supaya gak ada yang merasa minder atau merasa cuma dijadikan pelengkap di unggahanmu.
3. Mintalah izin sebelum mengunggah foto yang bersifat humor

Foto teman yang lagi berekspresi lucu atau candid mungkin buatmu jadi bahan becandaan yang seru, tapi belum tentu mereka merasa begitu. Ingat, setiap orang punya reputasi yang ingin dijaga, apalagi kalau akun media sosialmu juga diikuti sama rekan kerja atau keluarga mereka.
Biasakan minta izin dulu sebelum posting foto yang sifatnya memalukan. Menanyakan persetujuan mereka bakal mencegah kesalahpahaman yang gak perlu. Percayalah, becandaan yang asyik itu kalau semuanya bisa ketawa bareng, bukan salah satu pihak merasa dipermalukan.
4. Tinjau kembali audio di dalam video demi menjaga rahasia teman

Sering kali kita asyik rekam video seru-seruan tanpa sadar kalau suara di latar belakangnya lagi menangkap obrolan sensitif atau curhatan teman. Membiarkan suara itu terdengar orang banyak bisa jadi pelanggaran privasi yang fatal banget buat mereka.
Selalu cek lagi audionya sebelum video naik ke Story. Kalau suaranya berisi info pribadi, mending pakai musik latar yang lagi hits aja. Tindakan ini membuktikan kalau kamu adalah teman yang bisa dipercaya dan tahu cara menjaga rahasia.
5. Hormati privasi terkait lokasi dan tanda akun

Gak semua orang pengin lokasi atau keberadaan mereka diketahui secara real-time oleh publik. Bisa jadi ada alasan keamanan atau urusan pribadi yang bikin mereka pengin tetap low profile di hari itu.
Biasakan tanya dulu sebelum kasih location tag atau tagging akun mereka. Kasih temanmu kendali atas jejak digital mereka sendiri adalah bentuk penghormatan dalam pertemanan zaman sekarang. Dengan begitu, mereka bakal selalu merasa aman setiap kali jalan bareng kamu.
Media sosial emang tempat kita buat berbagi momen bahagia, tapi alangkah baiknya kalau kebahagiaan itu bisa dirasakan oleh semua orang yang terlibat. Dengan sedikit lebih peka terhadap kenyamanan teman, unggahanmu gak cuma bakal terlihat bagus secara visual, tapi juga terasa lebih hangat.
Jadi, sebelum posting, gak ada salahnya cek dulu sekali lagi. Pastikan semua orang di dalamnya sudah merasa nyaman dan senang untuk berbagi momen tersebut bersamamu, ya!


















