Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa Itu Data Steward? Ini Jobdesk Lengkapnya yang Perlu Kamu Tahu

ilustrasi karyawan sedang membaca data
ilustrasi karyawan sedang membaca data (pexels.com/Kampus Production)
Intinya sih...
  • Menjaga kualitas dan akurasi data
  • Mengelola kebijakan dan tata kelola data
  • Menjadi penghubung antar tim
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di era digital seperti sekarang, data sudah menjadi aset penting bagi hampir semua perusahaan. Tapi, pernahkah kamu bertanya siapa yang memastikan data tersebut rapi, akurat, dan bisa dipercaya? Di sinilah peran data steward mulai banyak dibicarakan dan semakin dibutuhkan.

Buat kamu yang tertarik dengan dunia data tapi tidak selalu ingin berkutat dengan coding, profesi ini bisa jadi pilihan menarik. Data steward berperan sebagai penjaga kualitas data agar bisa digunakan secara optimal. Yuk, kenali lebih dekat apa itu data steward dan jobdesk lengkapnya melalui pembahasan berikut.

1. Menjaga kualitas dan akurasi data

ilustrasi karyawan sedang membaca data
ilustrasi karyawan sedang membaca data (pexels.com/Artem Podrez)

Salah satu tugas utama data steward adalah memastikan data yang dimiliki perusahaan tetap akurat dan konsisten. Data yang tidak rapi atau salah bisa berdampak besar pada pengambilan keputusan bisnis. Oleh karena itu, data steward bertanggung jawab melakukan pengecekan dan validasi data secara rutin.

Selain itu, data steward juga menetapkan standar kualitas data yang harus dipatuhi oleh seluruh tim. Standar ini membantu mencegah kesalahan input dan duplikasi data. Dengan kualitas data yang terjaga, perusahaan bisa lebih percaya diri dalam menggunakan data untuk analisis.

2. Mengelola kebijakan dan tata kelola data

ilustrasi orang menggunakan laptop
ilustrasi orang menggunakan laptop (pexels.com/cottonbro studio)

Data steward berperan penting dalam penerapan data governance atau tata kelola data. Mereka membantu menyusun aturan tentang bagaimana data dikumpulkan, disimpan, dan digunakan. Hal ini penting agar data tetap aman dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dalam praktiknya, data steward bekerja sama dengan tim legal, IT, dan manajemen. Tujuannya untuk memastikan semua kebijakan data dipahami dan dijalankan dengan benar. Dengan tata kelola yang jelas, risiko kebocoran dan penyalahgunaan data bisa diminimalkan.

3. Menjadi penghubung antar tim

ilustrasi bekerja dalam tim (pexels.com/CoWomen)
ilustrasi bekerja dalam tim (pexels.com/CoWomen)

Peran data steward tidak hanya teknis, tapi juga komunikatif. Mereka sering menjadi penghubung antara tim bisnis dan tim teknis terkait kebutuhan data. Dengan begitu, data yang digunakan benar-benar sesuai dengan konteks dan tujuan bisnis.

Data steward juga membantu menjelaskan arti dan penggunaan data kepada berbagai pihak. Ini penting agar tidak terjadi salah tafsir dalam membaca data. Kolaborasi yang baik antar tim membuat proses kerja berbasis data menjadi lebih efisien.

4. Mendokumentasikan dan mengelola metadata

ilustrasi laptop untuk bekerja
ilustrasi laptop untuk bekerja (pixabay.com/yeiferr)

Metadata adalah informasi tentang data, seperti sumber, format, dan definisinya. Data Steward bertugas mendokumentasikan metadata agar data mudah dipahami dan dilacak. Dokumentasi ini sangat membantu saat data digunakan oleh banyak tim.

Dengan metadata yang rapi, proses analisis data jadi lebih cepat dan minim kesalahan. Data steward memastikan setiap data memiliki deskripsi yang jelas dan konsisten. Hal ini membuat data lebih mudah diakses dan dimanfaatkan dalam jangka panjang.

5. Memantau kepatuhan terhadap regulasi data

ilustrasi karyawan sedang bekerja dengan komputer
ilustrasi karyawan sedang bekerja dengan komputer (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Di tengah ketatnya aturan perlindungan data, data steward memiliki peran krusial dalam memastikan kepatuhan. Mereka membantu memantau penggunaan data agar sesuai dengan regulasi seperti perlindungan data pribadi. Ini penting untuk menjaga reputasi dan kepercayaan publik terhadap perusahaan.

Selain memantau, data steward juga ikut mengedukasi tim internal tentang pentingnya kepatuhan data. Dengan pemahaman yang baik, risiko pelanggaran bisa ditekan sejak awal. Perusahaan pun bisa lebih siap menghadapi audit atau evaluasi regulasi.

Kalau kamu suka keteraturan, detail, dan ingin berkontribusi langsung pada kualitas data perusahaan, peran data steward layak masuk daftar incaran. Siapa tahu, ini jadi pintu masukmu ke dunia data yang strategis dan terus berkembang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Etika Mengunggah Foto Bareng Teman yang Sering Diabaikan

01 Feb 2026, 23:32 WIBLife