Dulu, saat mendapat satu komentar yang gak enak bisa bikin kamu kepikiran sampai berhari-hari. Kamu mungkin sibuk menebak maksud orang yang mengatakannya, menyusun jawaban yang seharusnya kamu berikan, atau berharap orang itu sadar kalau ucapannya menyakitkan. Sekarang, setelah melewati bermacam pengalaman, kamu mulai menyadari bahwa gak semua perkataan orang lain mesti dimasukkan ke pikiran.
Menariknya, perubahan seperti ini gak selalu membuatmu terlihat lebih dewasa di mata orang lain, lho. Bisa jadi kamu justru lebih jarang berdebat, gak buru-buru menjelaskan, atau mulai berani mengecewakan orang yang sebelumnya selalu ingin kamu bahagiakan. Bukan berarti kamu jadi gak peduli, tetapi ada beberapa hal yang perlahan gak lagi kamu tanggapi dengan cara yang sama.
