Niatnya cuma mau balas chat atau melihat notifikasi sebentar, tapi tahu-tahu waktu sudah lewat hampir satu jam. Fenomena seperti ini semakin sering terjadi sejak media sosial dipenuhi konten pendek yang terus berganti tanpa henti. Tanpa sadar, kebiasaan tersebut berubah menjadi doom scrolling, yaitu terus menggulir media sosial meski sebenarnya sudah lelah atau tidak lagi benar-benar menikmati apa yang dilihat.
Di sisi lain, membaca buku menawarkan pengalaman yang jauh berbeda. Aktivitas ini memang tidak bisa langsung menghilangkan kebiasaan doom scrolling, tetapi dapat membantu mengubah cara otak menikmati informasi sekaligus mengisi waktu luang dengan aktivitas yang lebih fokus. Lalu, benarkah hobi baca buku bisa membantu mengurangi doom scrolling? Berikut penjelasannya!
