Pernah gak kamu mengalami hal buruk, tapi ujung-ujungnya malah menyalahkan diri sendiri terus-terusan? Contohnya, waktu kerjaan berantakan karena salah paham tim, kamu malah merasa itu murni gara-gara kamu yang kurang teliti. Sadar atau gak, kebiasaan terus-menerus memojokkan diri sendiri saat jadi korban ini sering banget terjadi dan dikenal dengan sebutan internalized victim blaming.
Sebalnya, bukannya cari solusi, kamu malah sibuk mencari-cari kesalahan di dalam dirimu sendiri yang bikin pikiran jadi makin semrawut dan lelah. Guys, kalau kebiasaan ini dibiarkan terus, kamu bakal terus-terusan merasa gak berharga dan kehilangan rasa percaya diri untuk melangkah maju. Kesehatan mental kamu juga bisa pelan-pelan terkikis karena menanggung beban pikiran yang sebenarnya bukan seratus persen tanggung jawabmu, lho. Biar kamu gak terus-terusan terjebak dalam rasa bersalah yang beracun ini, simak penjelasannya sampai habis dan temukan cara terbebas darinya!
