International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2026 (dok. Taman Safari Indonesia)
Di era media sosial, komunitas memiliki peran besar dalam membangun gerakan yang lebih luas. Bukan hanya tempat berkumpul, komunitas juga menjadi ruang berbagi inspirasi dan memperkuat minat yang sama.
Dalam peluncuran IAPVC 2026, Taman Safari Indonesia juga meresmikan Komunitas Foto IAPVC. Kehadirannya menjadi wadah bagi pecinta fotografi satwa dan alam untuk terus berkarya sekaligus menyebarkan pesan konservasi melalui medium visual.
"Kehadiran komunitas ini menjadi wadah bagi para pecinta fotografi satwa dan alam untuk terus berkarya, berbagi inspirasi, serta memperkuat pesan konservasi melalui visual," kata Agus Santoso.
Komunitas semacam ini menunjukkan bahwa fotografi satwa bukan hanya soal hobi personal. Di balik kamera, ada semangat kolektif untuk mengajak lebih banyak orang melihat alam dengan cara yang berbeda.
Setiap foto pun memiliki potensi meninggalkan jejak yang lebih besar daripada yang terlihat di permukaan. Sebab di balik satu frame, bisa tersimpan cerita yang menggerakkan kesadaran banyak orang. Kalau kamu menyukai fotografi, videografi, atau punya ketertarikan pada dunia satwa dan alam, mungkin ini saat yang tepat untuk melihat bagaimana sebuah karya visual dapat menjadi lebih dari sekadar gambar, tetapi juga sebuah warisan.