Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jangan Salah, 5 Alasan Kenapa Praktik dan Teori Harus Seimbang

Jangan Salah, 5 Alasan Kenapa Praktik dan Teori Harus Seimbang
Pexels/Snapwire
Share Article

Pada aktivitas pekerjaan sehari-hari tentunya kita akan menemukan banyak hal yang berhubungan dengan praktik. Kita tidak akan mampu melakukan praktik tanpa adanya teori, begitupun sebaliknya karena teori saja tidak cukup tanpa praktik. Banyak hal yang wajib kita ketahui mengapa praktik dan teori tentulah harus seimbang dan tidak berat sebelah karena seringkali banyak orang yang beranggapan bahwa pekerjaan harus lebih banyak praktik dari pada teori. Begitukah demikian?

Untuk kamu yang masih bingung akan hal tersebut, lima alasan logis ini bisa menjadi jawaban kenapa praktik dan teori haruslah seimbang dan sejalan. Simak yuk!

1. Agar melakukan segala praktik sesuai dengan prosedur yang ada

Pexels/rawpixel.com
Pexels/rawpixel.com

Praktik yang dilandasi tanpa teori tentunya tidak akan sesuai dengan prosedur yang sebagaimana diharuskan, sebaliknya teori tanpa praktik tentunya akan sia-sia karena ilmu membayangkan pasti akan berbeda dengan kejadian di lapangan. Oleh sebab itu, praktik dan teori mestilah seimbang agar tidak terjadi salah arah saat mengerjakan pekerjaan nya.

2. Agar mampu mengatasi permasalahan di lapangan

Pexels/Yury Kim
Pexels/Yury Kim

Saat teori sudah kita pahami dan praktik pun sudah dijalani, maka menjalankan kegiatan juga akan lancar tanpa hambatan. Tetapi, jika menemukan suatu hambatan berati, tentunya kita akan mampu mengatasi persoalan itu dengan mudah sebab telah paham bagaimana teorinya dalam mengerjakan itu. Sebaliknya apabila kita tidak menguasai teori, mungkin kita akan kebingungan dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.

3. Agar selalu tanggap dalam setiap hal

Pexels/Burst
Pexels/Burst

Ketika kita memahami segala sesuatu yang tertera dalam teori, maka kita akan mampu untuk selalu tanggap dalam melakukan praktiknya. Karena pada dasarnya kita paham segala macam step by step saat melakukan aktivitas pekerjaan seperti itu sehingga akan mempersiapkan diri kita untuk selalu tanggap dan cekatan dalam melakukan setiap aktivitas berkaitan dengan praktik yang sesuai teori.

4. Agar mampu mengembangkan ilmu yang didapat melalui teori dalam praktik

Pexels/bruce mars
Pexels/bruce mars

Kemampuan kognitif kita juga akan terlatih ketika teori yang dipelajari dan praktik yang dilakukan seimbang satu sama lain sehingga saat dilapangan nanti kita dapat mengembangkan ilmu yang kita dapat dari teori. Meski memang perlu diakui bahwa terkadang hal dilapangan belum tentu sama percis seperti teori yang kita kerjakan, tapi justru itu lah kemampuan mengembangkan sesuatu dari diri kita harus diasah sehingga kita akan mampu melalukannya dengan baik.

5. Agar mampu untuk membimbing rekan yang lain

Pexels/rawpixel.com
Pexels/rawpixel.com

Ketika bekerja tentunya kita akan menemukan rekan kerja yang belum tentu seimbang dengam kemampuan kita, bahkan bisa jadi justru pengetahuannya mengenai praktik tidak terlalu bagus sehingga disinilah peranmu harus mampu membimbingnya dalam segi teori dan praktik dan nantinya akan tercipta kerja sama yang baik antara praktik dan teori yang dilakukan.

Nah, lima alasan logis di atas tentang keseimbangan antara praktik dan teori yang harus kalian ketahui, sehingga nantinya akan tercipta kualitas kerja yang baik. Bagaimana menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Tresna Nur Andini
EditorTresna Nur Andini

Related Articles

See More

Rangkaian Busana Pernikahan Tengku Nadira, Kental Sentuhan Nusantara

28 Mei 2026, 10:03 WIBLife