Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Jenis Tanaman Paku untuk Menghadirkan Hunian yang Asri dan Estetik
ilustrasi paku suplir (possibilityplace.com)
  • Tanaman paku berkembang biak dengan spora, memiliki daya tarik estetika, dan umumnya mudah dirawat sebagai pilihan penghijauan rumah.
  • Paku tanduk rusa, sarang burung, suplir, dan pedang menawarkan bentuk daun berbeda untuk dinding, teras, sudut ruangan, meja, atau pot gantung.
  • Paku rane cocok sebagai penutup tanah atau terrarium; tiap jenis paku memerlukan penyesuaian cahaya, kelembapan, penyiraman, dan media tanam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tanaman paku atau pteridophyta adalah kelompok tumbuhan purba yang tidak menghasilkan bunga atau biji, melainkan menggunakan spora untuk berkembang biak. Kehadiran tanaman ini sangat mudah dikenali dari bentuk daunnya yang sering melingkar saat masih muda dan memiliki daya tarik estetika tinggi sebagai tanaman hias.

Meski tidak mempunyai bunga, namun tanaman paku memiliki visual yang cantik yang membuatnya cocok dijadikan sebagai opsi tanaman hias di rumah. Selain itu, perawatan tanaman paku juga tergolong mudah, sehingga ideal buat dijadikan pilihan. Inilah beberapa tanaman paku yang bisa kamu jadikan sebagai opsi mempercantik hunian.

1. Paku tanduk rusa

ilustrasi paku tanduk rusa (siborchid.com)

Paku tanduk rusa adalah tanaman paku epifit yang hidup menempel pada pohon lain tanpa merusaknya. Tanaman ini memiliki dua jenis daun dengan fungsi berbeda, yaitu daun steril yang berbentuk perisai untuk melindungi akar dan daun fertil yang bercabang menyerupai tanduk rusa.

Keunikan bentuk daunnya membuat paku tanduk rusa sangat diminati untuk ditempel di dinding atau digantung di teras rumah. Perawatannya cukup mudah karena tanaman ini menyukai cahaya matahari tidak langsung dan penyiraman yang tidak terlalu sering agar akarnya tidak membusuk.

2. Paku sarang burung

ilustrasi paku sarang burung (holtbyacacia.com)

Paku sarang burung memiliki daun yang utuh, lebar, dan berwarna hijau cerah dengan bentuk menyerupai sudu atau lidah raksasa. Bagian tengah tanaman ini melingkar ke atas dan menyerupai sarang burung, yang seringkali menampung humus atau air hujan di alam liar.

Tanaman ini sangat cocok diletakkan di sudut ruangan dalam rumah atau area teduh di luar ruangan. Paku sarang burung membutuhkan kelembapan udara yang tinggi dan media tanam yang kaya akan bahan organik agar dapat tumbuh dengan subur.

3. Paku suplir

ilustrasi paku suplir (madlilies.co.uk)

Paku suplir dikenal karena keindahan daunnya yang kecil-kecil, rapuh, dan tersusun rapi tangkai yang berwarna hitam mengilap. Tampilan visualnya yang anggun memberikan kesan sejuk dan asri sehingga sering ditaruh di dalam pot kecil di meja atau rak dinding.

Meskipun sangat cantik, paku suplir membutuhkan perhatian ekstra dalam hal penyiraman dan kelembapan lingkungan. Tanaman ini tidak menyukai tanah yang terlalu kering atau paparan sinar matahari langsung yang dapat membuat daunnya cepat mengering dan rontok.

4. Paku pedang

ilustrasi paku pedang (planetdesert.com)

Paku pedang atau sering disebut paku boston adalah jenis paku hias gantung yang sangat populer karena pertumbuhannya yang lebat. Daunnya panjang, melengkung ke bawah, dan memiliki gerigi kecil di setiap sisinya yang menciptakan rimbun hijau menawan.

Jenis paku ini sangat efektif dalam membantu menyaring udara kotor di dalam ruangan rumah. Paku pedang menyukai tanah yang lembap secara konstan serta tempat dengan cahaya terang namun tidak langsung tersengat matahari.

5. Paku rane

ilustrasi paku rane (primexgardencenter.com)

Paku rane adalah tanaman paku tanah yang tumbuh merayap membentuk permadani hijau yang rapat dan indah. Beberapa jenis paku rane memiliki warna daun yang unik, seperti kombinasi hijau dan semburat kebiruan yang memantulkan cahaya di tempat teduh.

Tanaman ini sangat ideal dijadikan sebagai penutup tanah (ground cover) pada taman kering atau sebagai komponen dalam terrarium. Paku rane menyukai kelembapan tinggi dan media tanam yang porous agar tidak mudah terserang jamur.

Menanam berbagai jenis tanaman paku di rumah tidak hanya memperindah tata ruang, tetapi juga menghadirkan suasana alam yang menenangkan. Setiap jenis paku memiliki karakteristik unik dan cara perawatan tersendiri yang bisa kamu sesuaikan dengan kondisi lingkungan rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAgsa Tian

Related Article