Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Prompt AI untuk Fresh Graduate Mencari Kerja, Bantu Bikin CV dan Interview!

5 Prompt AI untuk Fresh Graduate Mencari Kerja, Bantu Bikin CV dan Interview!
ilustrasi menyusun prompt AI (pexels.com/Matheus Bertelli)
Intinya Sih
  • Fresh graduate dapat memanfaatkan AI dengan prompt jelas untuk mengoptimalkan CV, termasuk mengidentifikasi kelemahan, menyesuaikan keyword posisi, membuat format ATS-friendly, dan menonjolkan hasil kerja.
  • AI dapat membantu menyusun cover letter profesional yang ringkas dan relevan, serta mengidentifikasi lowongan, posisi, perusahaan, dan laman rekrutmen berdasarkan CV serta minat kandidat.
  • Untuk memperkuat lamaran, AI bisa digunakan meneliti kualifikasi, menyusun rencana karier tujuh hari, dan simulasi wawancara dengan feedback atau contoh jawaban metode STAR; hasilnya tetap perlu diperiksa ulang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Buat fresh graduate, kamu bisa mulai memanfaatkan AI supaya lebih mudah mencari pekerjaan. Sekarang, AI atau kecerdasan buatan ini bisa membantumu menyusun strategi untuk melamar pekerjaan, lho! Kuncinya, pakai prompt dengan instruksi yang jelas supaya AI bisa membaca permasalahanmu dan memberikan solusi yang sesuai.

Dalam konteks mencari pekerjaan, kamu bisa menggunakan AI untuk mengoptimalkan CV, membantu merancang surat lamaran, hingga membantumu berlatih wawancara kerja. Ini dia beberapa prompt AI yang bisa kamu pakai untuk mencari kerja.

1. Prompt untuk mengoptimalkan CV

Seorang wanita sedang menulis CV di laptop untuk melamar kerja sebagai fresh graduate
Ilustrasi menyusun CV. (Pexels/leticia alvares)

Sebelum mencari kerja, yang harus kamu siapkan adalah Curicullum Vitae (CV). CV menjadi salah satu hal krusial yang akan memengaruhi keputusan rekruter. Untuk itu, kamu perlu benar-benar membuat CV sebaik mungkin dengan format dan isi yang bisa menjelaskan seluruh informasi tentangmu. Berikut ini beberapa prompt AI yang bisa kamu gunakan:

  • "Bertindak sebagai HRD atau rekruter. Ini adalah CV saya [lampirkan CV]. Mana bagian yang lemah dan memerlukan perbaikan secara spesifik."
  • "Ubah deskripsi pengalaman kerja ini [paste] dengan format 'problem --> aksi --> hasil. Tambahkan keyword yang releven dengan [masukkan posisi pekerjaan yang ingin kamu lamar]. Gunakan bahasa yang profesional dan gak kaku."
  • "Saya sudah melamar [sebutkan berapa kali kamu sudah melamar pekerjaan] tapi belum ada satu pun panggilan. Bantu saya menganalisis bagian mana dari CV ini [lampirkan CV] yang perlu diperbaiki. Tunjukkan bagian mana yang menarik, bagian mana yang salah, bagian mana yang kurang kuat. Atur ulang CV ini dengan sistem ATS-friendly."
  • "Bantu ubah pengalaman kerja [masukkan deskripsi pengalaman kerjamu] berikut ini menjadi bullet point. Buat dalam beberapa bullet point yang bedampak, fokus pada hasil dan data. Gunakan format: Aksi - tugas - hasil."

2. Prompt untuk menulis surat lamaran/cover letter

ilustrasi apakah summer school bisa dicantumkan di CV?
ilustrasi apakah summer school bisa dicantumkan di CV? (pexels.com/cottonbro studio)

AI juga bisa membantumu menyusun cover letter atau surat lamaran. Surat lamaran bukan hanya memuat informasi pribadi dan posisi yang ingin kamu lamar. Di dalam surat lamaran, kamu juga harus bisa memasukkan poin-poin penting yang menunjukkan seberapa besar kemampuanmu dan apakah kemampuanmu itu bisa memberikan dampak untuk pekerjaanmu. Berikut ini beberapa prompt AI untuk membuat surat lamaran:

  • "Bertindaklah sebagai rekruter profesional dengan jam terbang tinggi. Buatkan saya surat lamaran pekerjaan dengan standar rekrutmen di Indonesia dalam bahasa [Indonesia atau Inggris] yang profesional. berikut ini detail informasi tentang saya dan pekerjaan yang akan dilamar [Masukkan posisi pekerjaan, nama perusahaan, sebutkan 2-3 pengalaman kerja, masukkan keterampilanmu yang relevan dengan posisi pekerjaan, jelaskan mengapa kamu tertarik dengan posisi tersebut. Atur kalimat menjadi semenarik mungkin."
  • "Buatkan surat lamaran yang terstruktur dalam bahasa [Inggris atau Indonesia]. Berikut ini informasi tentang saya [masukkan nama lengkap, email, nomor telepon, tanggal penulisan surat, kepada siapa surat itu dituju]. Untuk opening secara singkat dan padat [masukkan posisi yang kamu lamar dan dari mana kamu mengetahui lowongan ini]. Buat bagian badan surat lamaran dengan seefektif mungkin dengan data ini [masukkan pengalaman atau keterampilanmu yang paling relevan, pencapaian, dan kontribusi sesuai dengan pengalamanmu]. Buat penutup dengan ucapan terima kasih, antusiasme, dan harapan untuk bisa lolos. Tulis semuanya dengan singkat supaya rekruter tertarik hanya dalam 6-10 detik saat membaca dokumen ini. Jangan ada kata-kata yang diulang."

3. Prompt untuk mengidentifikasi pekerjaan yang tepat sesuai dengan CV

ilustrasi CV, resume, lamaran pekerjaan, loker
ilustrasi CV, resume, lamaran pekerjaan, loker (unsplash.com/Marielle Ursua)

Gunakan Ai untuk mengidentifikasi pekerjaan yang tepat sesuai dengan CV. Dengan begitu, kamu bisa menyaring pekerjaan-pekerjaan apa saja yang sesuai dengan keterampilanmu. Berikut ini beberapa prompt untuk mencari pekerjaan:

  • "[Lampirkan CV] Dengan menggunakan CV ini, identifikasi pekerjaan di LinkedIn yang paling sesuai dengan keterampilan dan pengalaman kerja saya. Masukkan semuanya ke tabel worksheet."
  • "[Lampirkan CV] Bantu saya menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai dengan data di dalam CV. Bertindaklah sebagai konsultan karier. Ajukan pertanyaan untuk mengetahui pekerjaan seperti apa yang cocok untuk saya. Setelah itu, berikan opsi posisi pekerjaan, perusahaan, laman perusahaan, laman untuk melamar pekerjaan tersebut."
  • "Buatkan daftar 50 perusahaan [sebutkan negara kalau kamu ingin melamar di luar negeri] yang punya karyawan di bidang [sebutkan pendidikan atau bidang ilmu yang kamu tuju] untuk posisi [sebutkan posisi yang ingin kamu lamar] ini. Masukkan laman rekrutmen yang kredibel."

4. Prompt untuk mendapatkan strategi efektif dalam melamar pekerjaan

ilustrasi ChatGPT
ilustrasi ChatGPT (pexels.com/@airamdphoto)

AI bisa jadi alat bantu terbaik kalau kamu bisa menggunakannya dengan benar. Salah satunya dengan meminta bantuan AI dalam meneliti peran pekerjaan atau menemukan strategi agar lamaranmu tidak sia-sia. Berikut ini prompt AI yang bisa kamu coba:

  • "Saya ingin melamar posisi [sebutkan posisi yang kamu ingin tuju]. Beikan informasi tentang keterampilan atau kualifikasi yang relevan dengan posisi tersebut. Untuk jabatan tersebut, karakter seperti apa yang dicari dan berikan saran tentang sertifikasi apa yang bisa saya ambil."
  • "Saya mau pekerja sebagai [posisi] di [perusahaan/industri] ini. Bantu saya membuat perencanaan karier. Hal-hal apa yang harus saya persiapkan dari keterampilan, sertifikasi, atau karakter yang sesuai dengan posisi tersebut. Buatkan rencana dalam 7 hari ke depan, apa saja yang perlu saya lakukan supaya bisa lolos interview atau proses rekrutmen."

5. Prompt untuk latihan wawancara kerja

ilustrasi wawancara kerja
ilustrasi wawancara kerja (pexels.com/Edmond Dantès)

Saat kamu mendapatkan kesempatan wawancara, persiapkan dirimu dengan baik. Cari tahu teknik-teknik dalam menjawab pertanyaan rekruter supaya bisa memberikan jawaban yang efektif dan efisien. Berikut ini prompt AI yang bisa kamu pakai:

  • "Bertindak sebagai perekrut. Ajukan pertayaan dan saya akan jawab satu per satu. Setelah itu, beri tahu apa kesalahan saya dalam wawancara itu. Berikan feedback jawaban seperti apa yang harus saya berikan."
  • "Saya ada wawancara kerja untuk [sebutkan posisi atau jabatan] di [sebutkan perusahaan]. Berikan beberapa pertanyaan yang potensial dan contoh jawabannya menggunakan metode STAR (Situation, Task, Action, dan Result)."

Itu dia daftar prompt AI yang bisa membantu fresh graduate untuk mencari kerja. Namun, jawaban dari AI belum tentu benar sehingga kamu perlu memeriksa ulang terlebih dulu, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More