Belanja memang bisa menjadi cara cepat untuk memperbaiki suasana hati. Setelah hari yang melelahkan, melihat paket datang ke rumah atau menikmati barang baru sering memberi rasa senang yang sulit ditolak. Masalahnya, kebiasaan tersebut bisa berubah menjadi doom spending, yaitu membeli sesuatu lebih karena dorongan emosi daripada kebutuhan.
Doom spending tidak selalu ditandai dengan pengeluaran yang besar. Justru kebiasaan ini sering muncul lewat checkout kecil yang terasa sepele, tetapi dilakukan berulang-ulang hingga tanpa sadar menguras isi dompet. Kabar baiknya, kebiasaan tersebut bisa dikurangi tanpa harus berhenti menikmati hasil kerja sendiri. Simak beberapa cara sederhana berikut yang bisa mulai diterapkan dalam keseharian.
