Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

15 Universitas Terbaik Dunia untuk Bidang Lingkungan dan Ekologi

7 min read
15 Universitas Terbaik Dunia untuk Bidang Lingkungan dan Ekologi
Yale University (yale.edu)
  • U.S. News menempatkan Peking University, Tsinghua University, dan ETH Zurich sebagai tiga universitas teratas dunia untuk Environment and Ecology berdasarkan performa penelitian akademik.
  • Daftar 15 besar mencakup kampus dari China, Swiss, Amerika Serikat, Belanda, Kanada, Australia, dan Inggris, dengan China memiliki beberapa wakil di posisi teratas.
  • Program dan riset kampus-kampus tersebut membahas iklim, keanekaragaman hayati, konservasi, sumber daya alam, kesehatan lingkungan, kebijakan, serta keberlanjutan melalui pendekatan lintas disiplin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Isu perubahan iklim, keanekaragaman hayati, dan keberlanjutan membuat bidang lingkungan dan ekologi semakin penting dipelajari. U.S. News merangkum universitas dengan performa penelitian akademik terbaik dalam bidang Environment and Ecology, dengan kampus dari China, Swiss, Amerika Serikat, Belanda, Kanada, Australia, dan Inggris masuk jajaran teratas.

Pemeringkatan ini gak hanya melihat keberadaan program lingkungan, tetapi juga kekuatan penelitian akademik di bidang tersebut. Karena itu, daftar ini mencakup kampus dengan program khusus maupun penelitian lintas disiplin yang membahas iklim, konservasi, sumber daya alam, hingga keberlanjutan. Berikut universitas terbaik dunia untuk bidang Environment and Ecology versi U.S. News.

  1. 1. Peking University

    Peking University (en.sjtu.edu.cn)
    Peking University (en.sjtu.edu.cn)

    Peking University menempati peringkat pertama dalam pemeringkatan Environment and Ecology versi U.S. News. Kampus ini memiliki College of Environmental Sciences and Engineering yang mencakup ilmu lingkungan, teknik lingkungan, manajemen lingkungan, dan ilmu alam dengan misi mendorong kelestarian serta inovasi di bidang lingkungan.

    Departemen Environmental Science juga didukung akademisi yang memiliki posisi penting dalam komunitas ilmiah China, termasuk dua anggota Chinese Academy of Sciences dan dua anggota Chinese Academy of Engineering. Kehadiran mereka turut memperkuat lingkungan akademik dan penelitian bidang lingkungan di Peking University.

  2. 2. Tsinghua University

    Tsinghua University (tsinghua.edu.cn)
    Tsinghua University (tsinghua.edu.cn)

    Tsinghua University berada di peringkat kedua dalam pemeringkatan Environment and Ecology. School of Environment berfokus pada pengembangan pemimpin di bidang lingkungan melalui kajian ilmu lingkungan, kesehatan, teknik, dan pengelolaan sistem berkelanjutan.

    Tsinghua juga terlibat dalam berbagai inisiatif lingkungan di China, termasuk pemantauan lingkungan, evaluasi penghematan energi, serta upaya meningkatkan kualitas udara selama Olimpiade Beijing. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi School of Environment dalam menangani berbagai persoalan lingkungan.

  3. 3. Swiss Federal Institute of Technology

    ETH Zurich (ethz.ch)
    ETH Zurich (ethz.ch)

    Swiss Federal Institute of Technology atau ETH Zurich menempati peringkat ketiga. Program master Environmental Sciences menawarkan fokus pada atmosfer dan iklim, kesehatan manusia, ekologi dan evolusi, serta sistem dan kebijakan lingkungan dengan kewajiban magang profesional minimal 18 minggu.

    Selain magang, mahasiswa harus menyelesaikan tesis master sebagai bagian dari program. Struktur ini memadukan pembelajaran lingkungan dengan pengalaman profesional dalam bidang iklim, kesehatan, ekologi, dan kebijakan.

  4. 4. Wageningen University and Research

    Wageningen University and Research
    Wageningen University and Research (wur.nl)

    Wageningen University and Research berada di peringkat keempat. Universitas di Belanda ini menawarkan lebih dari 40 bidang studi pada jenjang master. Beberapa di antaranya mencakup international land and water management, climate studies, dan biobased sciences.

    Penelitian di Wageningen juga mencakup keanekaragaman hayati, kota hijau, serta penggunaan lahan dan air secara berkelanjutan. Kampus ini turut melakukan penelitian mengenai solusi hijau untuk menghadapi perubahan iklim. Berbagai bidang tersebut menjadi bagian dari cakupan pendidikan dan penelitian lingkungan di Wageningen.

  5. 5. University of Chinese Academy of Sciences

    University of Chinese Academy of Sciences
    University of Chinese Academy of Sciences (ucas.ac.cn)

    University of Chinese Academy of Sciences menempati peringkat kelima. Kampus ini memiliki College of Resources and Environment yang mencakup geografi, ilmu dan teknik lingkungan, sumber daya pertanian, serta kehutanan, dengan bidang seperti geografi manusia, nutrisi tanaman, dan ilmu tanah.

    Beragam bidang tersebut membuat kajian lingkungan dan sumber daya di kampus ini mencakup berbagai cabang ilmu. University of Chinese Academy of Sciences juga menjadi salah satu universitas China yang masuk lima besar pemeringkatan ini.

  6. 6. University of California, Berkeley

    University of California, Berkeley (berkeley.edu)
    University of California, Berkeley (berkeley.edu)

    University of California, Berkeley berada di peringkat keenam. Kampus ini memiliki Rausser College of Natural Resources dengan bidang seperti conservation and resource studies, environmental economics and policy, serta microbial biology, juga sejumlah pilihan minor terkait pangan, konservasi, dan bisnis berkelanjutan.

    Penelitian UC Berkeley mencakup perubahan iklim, sumber daya alam, biosains, pangan, dan kesehatan manusia. Beragam bidang tersebut menunjukkan cakupan kajian lingkungan yang terhubung dengan berbagai aspek kehidupan.

  7. 7. Stanford University

    Stanford University (stanford.edu)
    Stanford University (stanford.edu)

    Stanford University menempati peringkat ketujuh. Kampus ini memiliki Woods Institute for the Environment yang menjadi bagian dari kegiatan pendidikan dan penelitian di bidang lingkungan. Stanford juga memiliki Forum for Undergraduate Environmental Leadership dan Rising Environmental Leaders Program.

    Program-program tersebut berkaitan dengan kepemimpinan lingkungan dan pengembangan profesional. Fokusnya mencakup upaya memenuhi kebutuhan manusia sekaligus mempertahankan keberlanjutan planet. Mahasiswa dapat mengikuti berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepemimpinan dan persoalan lingkungan.

  8. 8. University of British Columbia

    University of British Columbia
    University of British Columbia (ubc.ca)

    University of British Columbia (UBC) berada di peringkat kedelapan. Department of Biology menawarkan kajian ekologi, evolusi, dan biologi konservasi pada jenjang sarjana, termasuk fokus pada perlindungan keanekaragaman hayati.

    UBC juga memiliki Biodiversity and Landscape Ecology Research Facility untuk meneliti berbagai topik, seperti spesies invasif, pembentukan komunitas, serta hubungan tumbuhan dan fungi mikoriza. Penelitian tersebut mendukung kajian UBC tentang keanekaragaman hayati dan ekologi lanskap.

  9. 9. University of California, Los Angeles

    University of California-Los Angeles (ucla.edu)
    University of California-Los Angeles (ucla.edu)

    University of California, Los Angeles (UCLA) menempati peringkat kesembilan. Universitas ini memiliki Institute of Environment and Sustainability serta program Bachelor of Science in Environmental Science yang memadukan ilmu pengetahuan, statistik, komunikasi, dan pengalaman kerja lapangan.

    Mahasiswa juga dapat terlibat dalam proyek bersama klien serta bekerja sama dengan berbagai institusi di bidang perubahan iklim, kebijakan publik, dan manajemen lingkungan. Pendekatan tersebut memberi mahasiswa kesempatan menerapkan pengetahuan sekaligus memahami isu lingkungan secara lebih luas.

  10. 10. Harvard University

    Harvard University
    Harvard University (harvard.edu)

    Harvard University berada di peringkat kesepuluh. Salah satu program yang tersedia adalah Salata Summer Research Funding Program yang menyediakan pendanaan hingga US$6.000. Pendanaan tersebut dapat digunakan mahasiswa sarjana dan pascasarjana untuk melakukan penelitian musim panas mengenai iklim, keberlanjutan, dan lingkungan.

    Mahasiswa dapat mengembangkan proyek penelitian mandiri bersama profesor atau bekerja sebagai asisten peneliti. Program tersebut juga menyediakan lokakarya pengembangan profesional. Dengan demikian, kegiatan yang ditawarkan mencakup penelitian sekaligus pengembangan kemampuan profesional mahasiswa.

  11. 11. University of Queensland

    University of Queensland (uq.edu.au)
    University of Queensland (uq.edu.au)

    University of Queensland berada di peringkat ke-11. Melalui School of Environment, universitas ini menawarkan bidang seperti ilmu lingkungan, ekologi, konservasi, biologi kelautan, ilmu bumi, geografi, zoologi, dan biologi satwa liar. Penelitian di dalamnya juga mencakup keanekaragaman hayati, genetika, evolusi, serta hubungan antara manusia dan lingkungan.

    School of Environment memiliki berbagai tim penelitian dan menjalin kemitraan dalam kegiatan akademik. Topik penelitian yang beragam tersebut mencakup aspek biologis, ekologis, dan hubungan manusia dengan lingkungan. University of Queensland menjadi satu-satunya universitas Australia yang masuk 15 besar dalam daftar ini.

  12. 12. University of Oxford

    Oxford University
    Oxford University (oxfordna.org)

    University of Oxford menempati peringkat ke-12. Kampus ini memiliki Environmental Change Institute dengan delapan program inti yang mencakup iklim, energi, ekosistem dan keanekaragaman hayati, infrastruktur, serta sistem pangan. Program lainnya membahas keuangan dan ekonomi global, lingkungan dan kesehatan, serta hubungan antara lahan, masyarakat, dan tata kelola.

    Oxford juga memiliki Leverhulme Centre for Nature Recovery yang berfokus pada pemulihan alam. Untuk mahasiswa pascasarjana, tersedia program MSc Environmental Change and Policy. Program tersebut berkaitan dengan perubahan lingkungan dan kebijakan yang berhubungan dengan persoalan tersebut.

  13. 13. Yale University

    Yale University
    Yale University (yale.edu)

    Yale University berada di peringkat ke-13 dalam daftar U.S. News. Yale School of the Environment membahas sejumlah persoalan seperti perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati. Kampus ini juga memiliki Forest School sebagai bagian dari pendidikan di bidang lingkungan.

    Selain itu, Yale memiliki sekitar 25 pusat, program, dan inisiatif yang berkaitan dengan lingkungan. Bidang yang tersedia mencakup keadilan lingkungan, komunikasi perubahan iklim, kimia hijau, hingga urbanisasi. Berbagai pusat dan program tersebut menunjukkan luasnya topik lingkungan yang dikaji di Yale.

  14. 14. Beijing Normal University

    Beijing Normal University
    Beijing Normal University (bnu.edu.cn)

    Beijing Normal University menempati peringkat ke-14 dalam pemeringkatan Environment and Ecology versi U.S. News. Kampus ini menjadi salah satu dari beberapa universitas China yang masuk daftar 15 besar berkat performa penelitian akademiknya dalam bidang lingkungan dan ekologi.

    Posisi tersebut mencerminkan kinerja penelitian Beijing Normal University pada bidang yang dinilai dalam pemeringkatan U.S. News. Penilaiannya sendiri menggunakan bobot khusus berdasarkan performa penelitian akademik di bidang Environment and Ecology.

  15. 15. Cornell University

    Cornell University
    Cornell University (cornell.edu)

    Cornell University berada di peringkat ke-15. Universitas ini menawarkan Bachelor of Science in Biological Sciences dengan bidang yang berkaitan dengan ekologi dan biologi evolusioner. Program tersebut juga mencakup pembelajaran mengenai keanekaragaman hayati, keberlanjutan, dan perubahan iklim.

    Mahasiswa Cornell dapat mengikuti penelitian langsung dan kegiatan lapangan di berbagai habitat. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari pembelajaran mengenai ekologi dan biologi. Cornell pun menempatkan kegiatan penelitian serta studi lapangan sebagai bagian dari pengalaman belajar di bidang tersebut.

    Dari Peking University hingga Cornell University, daftar ini menunjukkan luasnya pilihan kampus bagi kamu yang tertarik mendalami lingkungan dan ekologi. Tertarik melanjutkan studi di bidang ini? Yuk, langsung cari tahu program dan peluang beasiswanya sebelum menentukan pilihan kamu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More