4 Kesalahan dalam Mendesain Lantai Kamar Mandi di Rumah, Bisa Merusak!

- Melewatkan tahap sealing lantai kamar mandi dapat menyebabkan kerusakan akibat air dan pertumbuhan jamur serta lumut.
- Kesalahan saat memilih tingkat slip ubin bisa berbahaya jika tidak sesuai dengan kebutuhan lantai kamar mandi yang memiliki tingkat kelembapan tinggi.
- Mencocokkan ubin dengan batu alam atau marmer di dinding kamar mandi dapat membuat tampilan tidak serasi, sebaiknya pilih jenis blok ubin yang sama untuk seluruh ruangan.
Kamu mungkin sering kali terlalu fokus untuk mendesain lantai untuk kamar tidur hingga dapur. Sementara untuk lantai kamar mandi, tidak dipertimbangkan secara matang.
Ada banyak faktor yang perlu kamu pertimbangkan saat ingin memasang jenis lantai tertentu di kamar mandi. Memilih lantai kamar mandi yang salah juga dapat berisiko terhadap masalah kesehatan dan keselamatan. Mari cegah kesalahan memilih lantai kamar mandi tersebut dengan membaca artikel berikut secara seksama!
1. Melewatkan tahap sealing

Kesalahan pertama yang biasanya dilakukan berkaitan dengan mendesain lantai kamar mandi adalah melewatkan tahap sealing. Tahap ini merupakan proses untuk mengaplikasikan lapisan pelindung (sealer) pada ubin dan nat, guna melindunginya dari noda, kerusakan akibat air, dan meminimalkan penyerapan air. Faktanya, semua material alami membutuhkan proses sealing, karena semua jenis material ini tidak ada yang tahan air.
Misalnya, kamu memilih lantai kamar mandi marmer, karena kesan mewah yang ditawarkannya. Namun, kamu mungkin melewatkan kepraktisan yang ditawarkan material ini yang tidak terlalu fleksibel. Padahal, kamar mandi adalah ruangan dengan tingkat kelembapan tinggi. Jika lantai di kamar mandi tidak melalui tahap sealing, maka air dapat merembet ke garis nat, retakan, dan material berpori seperti batu alam atau ubin yang tidak disegel.
Akibatnya, lantai dapat lebih rentan terhadap pertumbuhan jamur, penumpukkan lumut, dan kerusakan sublantai, bahkan kerusakan struktural seiring waktu. Tak hanya itu, kelembapan yang terperangkap juga dapat menyebabkan ubin mengendur, nat hancur, dan material lantai melengkung atau berubah warna. Jadi, saat menginginkan lantai marmer di kamar mandi, pilihlah alternatif yang memiliki pori lebih sedikit.
2. Kesalahan saat memilih tingkat slip lantai

Saat memilih ubin untuk lantai kamar mandi, ada banyak faktor yang perlu kamu pertimbangkan. Mulai dari warna, tampilan akhir, pola bentuk, lantai terazzo, batu, porselen, dan terakota. Namun, apakah kamu tidak melupakan bagaimana tingkat slip ubin tersebut saat basah? Biasanya, saat membeli ubin kamu juga harus mengetahui peringkat tingkat slip dari ubin. Semakin tinggi tingkat anti slip yang dimiliki ubin, maka semakin ubin tersebut bisa digunakan di mana saja.
Jadi, pastikan kamu selalu melihat karakteristik tingkat anti slip ini saat membeli ubin. Ubin dengan tingkat kilap yang tinggi biasanya memiliki tingkat antislip yang kurang baik. Jika ubin ini digunakan di lantai, bisa sangat berbahaya. Namun, ubin ini masih tetap cocok saat kamu menggunakannya untuk area lain kamar mandi selain lantai. Ini adalah jenis ubin dengan permukaan yang dipoles yang lebih cocok diterapkan pada dinding. Untuk lantai, ubin porselen paling direkomendasikan desainer karena tingkat anti slip nya cukup tinggi.
3. Mencoba mencocokkan ubin dengan batu

Jika kamu memilih batu alam atau batu marmer untuk desain kamar mandi, kamu mungkin tergoda untuk memilih ubin yang cocok sebagai lantai kamar mandi di rumah. Namun, usaha untuk mencocokkan ubin dengan lempengan batu yang ada di dinding kamar mandi ini bisa menyesatkan. Desainer lebih menyarankan menggunakan blok yang sama untuk seluruh ruangan kamar mandi. Cara ini dapat membuat kamar mandi desainnya tampak lebih mengalir dan elegan.
Jadi, daripada mencocokan pola atau jenis batu yang serupa antara dinding dan lantai kamar mandi. Kamu, lebih baik memilih jenis blok ubin atau keramik yang memang sama untuk dipakai di seluruh ruangan. Dengan begitu, hasil akhir desain di kamar mandi pun akan terlihat lebih serasi. Apalagi, memilih jenis ubin lantai yang biasanya lebih efektif digunakan dinding justru dapat membuat kamu melupakan faktor-faktor penting yang dalam pemilihan lantai kamar mandi harus selalu dipertimbangkan.
4. Tidak mempertimbangkan faktor keseluruhan atau jangka panjang

Saat memilih lantai kamar mandi, kamu mungkin terlalu fokus pada hal spesifik mengenai tampilan dari lantai tersebut. Tetapi, kamu melupakan untuk melihat gambaran keseluruhan bagaimana saat sekiranya pilihan ubin tersebut diterapkan di kamar mandi di rumah. Apakah jenis desain ubin tersebut selaras dengan pilihan gaya desain yang sudah kamu pilih untuk elemen kamar mandi lainnya? Biasanya, ini disebabkan karena kamu memilih lantai kamar mandi di waktu terpisah.
Seperti yang desainer katakan, memilih lantai kamar mandi secara terpisah tanpa mempertimbangkan desain kamar mandi, dapat menciptakan tampilan tidak selaras. Ada garis tipis yang memisahkan ide untuk membuat kombinasi desain dengan pilihan desain di setiap elemen di kamar mandi yang asal-asalan dan tak selaras. Jadi, saat memilih lantai kamar mandi, jangan lupa untuk memikirkan gambaran yang lebih besar, bagaimana pilihan lantai kamu bisa melengkapi tampilan ubin di dinding, perlengkapan, cara perawatan, hingga skema warna yang ditetapkan di kamar mandi.
Setelah kamu mengetahui apa saja kesalahan saat mendesain lantai kamar mandi, kamu bisa lebih berhati-hati saat praktiknya. Jangan sampai, kesalahan ini menjadi bencana yang membuat lantai kamar mandi menjadi lebih cepat rusak daripada seharusnya. Tanpa kamu sadar, mempertimbangkan setiap faktor penting saat memilih lantai kamar mandi ideal ini juga dapat menghindari kamu dari biaya tidak terduga yang bisa sebabkan kantong terkuras.