Di era ketika gaya hidup sering dibagikan di media sosial, tekanan untuk selalu ikut nongkrong, liburan, atau mencoba tempat makan baru terasa semakin besar. Tak jarang seseorang rela memaksakan diri mengeluarkan uang demi menjaga pergaulan, meski kondisi keuangannya sedang tidak memungkinkan. Padahal, kebiasaan seperti ini bisa berdampak pada kesehatan finansial dalam jangka panjang.
Belakangan, semakin banyak orang mulai menyadari bahwa mengelola keuangan jauh lebih penting daripada sekadar terlihat mampu. Mengatakan "gak ada bujet" bukan lagi tanda kelemahan, melainkan bentuk kedewasaan dalam mengatur prioritas. Kuncinya adalah menyampaikannya dengan jujur dan tetap menghargai perasaan teman. Berikut lima cara yang bisa dilakukan agar menolak ajakan karena alasan keuangan tidak terasa canggung.
