Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Mengatasi Lipstik yang Gampang Pecah di Tengah Hari

5 Cara Mengatasi Lipstik yang Gampang Pecah di Tengah Hari
ilustrasi seseorang memakai lipstik (pexels.com/MART PRODUCTION)
  • Lipstik mudah pecah dipengaruhi bibir kering, produk yang terlalu tebal, serta gesekan dari makan, minum, atau kebiasaan menggosok bibir.
  • Persiapkan bibir dengan lip balm secukupnya dan eksfoliasi lembut bila diperlukan; tunggu balm menyerap agar lipstik menempel lebih merata.
  • Aplikasikan lipstik tipis, hindari menumpuk warna, pilih formula sesuai kondisi bibir, dan perbaiki area terkelupas dengan touch up seperlunya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Baru beberapa jam pakai lipstik, eh warnanya mulai pecah, menggumpal, dan masuk ke garis-garis bibir. Pernah mengalami hal seperti ini? Padahal, saat pertama kali mengaplikasikannya, hasilnya sudah terlihat cantik dan rapi. Masalahnya, kondisi bibir bisa berubah setelah beberapa jam terkena makanan, minuman, udara kering, atau terlalu banyak berbicara. Lipstik yang awalnya terlihat mulus pun perlahan mulai kehilangan bentuknya.

Kamu mungkin langsung menyalahkan formula lipstiknya, padahal penyebabnya bisa berasal dari kondisi bibir dan cara mengaplikasikan produk. Bibir yang kering, lapisan lipstik terlalu tebal, sampai penggunaan produk yang gak cocok bisa membuat warna lebih mudah pecah. Kabar baiknya, masalah ini bisa dikurangi tanpa harus selalu touch up dari awal. Yuk, coba beberapa cara sederhana berikut supaya lipstik tetap terlihat lebih rapi lebih lama.

  1. 1. Jangan langsung mengoleskan lipstik pada bibir yang kering

    Seseorang mengoleskan lipstik pada bibir sebagai bagian dari riasan wajah dalam ilustrasi kecantikan.
    ilustrasi seseorang memakai lipstik (pexels.com/MART PRODUCTION)

    Bibir yang kering dan mengelupas merupakan salah satu penyebab lipstik terlihat pecah. Permukaan bibir yang gak rata membuat produk lebih mudah berkumpul di bagian tertentu. Ketika bibir bergerak, lapisan warna tersebut bisa ikut retak atau terangkat. Kondisi ini cukup mudah terlihat, terutama pada lipstik matte yang cenderung menonjolkan tekstur bibir. Jadi, persiapan sebelum menggunakan lipstik punya peran yang cukup besar.

    Sebelum memakai lipstik, pastikan bibir berada dalam kondisi yang nyaman dan gak terlalu kering. Kamu bisa menggunakan lip balm terlebih dahulu, lalu beri waktu agar produk menyerap. Kalau masih ada kulit mati yang mengganggu, lakukan eksfoliasi secara lembut dan jangan terlalu sering. Hindari menggosok bibir secara kasar karena justru bisa membuatnya semakin sensitif dan kering. Setelah permukaannya lebih halus, lipstik biasanya akan lebih mudah diaplikasikan secara merata.

  2. 2. Gunakan lip balm secukupnya

    Ilustrasi seseorang mengoleskan lip balm pada bibir untuk menjaga kelembapan bibir, dengan latar belakang berwarna cerah.
    ilustrasi seseorang memakai lip blam (freepik.com/freepik)

    Lip balm memang bisa membantu menjaga bibir tetap lembap, tetapi penggunaan terlalu banyak sebelum lipstik juga bisa menjadi masalah. Lapisan balm yang terlalu tebal membuat lipstik lebih sulit menempel pada permukaan bibir. Akibatnya, warna bisa bergerak, mudah transfer, atau terlihat gak rata setelah beberapa jam. Kamu mungkin merasa sudah melakukan persiapan dengan benar, tetapi terlalu banyak produk justru bisa mengganggu hasil akhirnya.

    Cukup gunakan lapisan tipis lip balm lalu tunggu beberapa saat sebelum mengaplikasikan lipstik. Kalau bibir masih terasa terlalu licin, kamu bisa menekan perlahan menggunakan tisu untuk mengurangi sisa produk. Setelah itu, baru aplikasikan lipstik secara tipis. Teknik ini memberikan kelembapan tanpa membuat permukaan bibir terlalu berminyak. Hasilnya biasanya terlihat lebih rapi dan gak mudah bergeser.

  3. 3. Jangan menumpuk lipstik terlalu tebal

    Seseorang mengaplikasikan lipstik merah pada bibir dengan tangan dalam ilustrasi kecantikan berlatar sederhana.
    ilustrasi seseorang memakai lipstik (pexels.com/Anastasia Shuraeva)

    Kalau warna lipstik terasa kurang intens, kamu mungkin tergoda untuk terus menambahkan lapisan. Padahal, semakin tebal produk yang menumpuk di bibir, semakin besar kemungkinan lapisan tersebut pecah ketika bibir bergerak. Hal ini terutama bisa terlihat pada lipstik matte atau formula yang cepat mengering. Lapisan yang terlalu banyak juga bisa masuk ke garis-garis alami bibir. Bukannya membuat warna semakin cantik, hasilnya justru bisa terlihat berat.

    Coba aplikasikan lipstik dalam lapisan tipis terlebih dahulu. Ratakan warna menggunakan aplikator atau jari, lalu tambahkan sedikit produk hanya pada bagian yang membutuhkan intensitas lebih tinggi. Kalau kamu ingin hasil yang lebih ringan, teknik tap-tap menggunakan jari juga bisa menjadi pilihan. Cara ini membuat jumlah produk yang menempel lebih terkontrol. Lipstik pun terasa lebih nyaman ketika digunakan sepanjang hari.

  4. 4. Hindari menggosok bibir setelah lipstik mengering

    Seseorang mengaplikasikan lipstik merah pada bibir dengan tangan dalam ilustrasi bertema kecantikan.
    ilustrasi seseorang memakai lipstik (pexels.com/MART PRODUCTION)

    Kebiasaan menggigit atau menggosok bibir bisa membuat lapisan lipstik lebih cepat rusak. Ketika formula sudah mengering, gesekan berulang dapat membuat permukaannya retak atau mengelupas. Makan dan minum saja sudah memberikan cukup banyak pergerakan pada bibir, sehingga gesekan tambahan bisa mempercepat perubahan tampilan. Kamu mungkin melakukan kebiasaan ini tanpa sadar, terutama ketika bibir terasa kering. Lama-kelamaan, warna lipstik akan terlihat gak merata.

    Kalau bibir terasa kering setelah beberapa jam memakai lipstik, jangan langsung menggosoknya. Kamu bisa melakukan touch up tipis setelah membersihkan bagian yang benar-benar sudah terkelupas. Tambahkan sedikit lip balm jika formula lipstik memungkinkan, kemudian aplikasikan kembali warna secara tipis. Hindari terus menumpuk produk di atas bagian yang sudah pecah karena hasilnya bisa semakin menggumpal. Lebih baik memperbaiki area tertentu daripada mengoleskan lapisan baru ke seluruh bibir.

  5. 5. Pilih formula sesuai kondisi bibir

    Ilustrasi seseorang mengoleskan lipstik merah pada bibir dengan tangan di depan latar berwarna terang.
    ilustrasi seseorang memakai lipstik (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

    Setiap formula lipstik memberikan hasil yang berbeda. Lipstik matte biasanya memberikan warna yang lebih intens, tetapi pada sebagian orang bisa terasa lebih kering. Formula creamy atau satin cenderung memberikan hasil yang lebih lembut dan nyaman, meskipun daya tahannya bisa berbeda. Kalau bibirmu mudah kering, formula yang terlalu matte mungkin membuat garis bibir lebih terlihat. Jadi, jangan cuma memilih lipstik berdasarkan warna yang cantik.

    Lipstik yang pecah di tengah hari memang bikin kesal, apalagi kalau kamu sudah menghabiskan waktu untuk membuat riasan terlihat rapi. Namun, masalahnya gak selalu berasal dari kualitas produk. Kondisi bibir, jumlah lipstik yang digunakan, persiapan sebelum makeup, sampai kebiasaan menyentuh bibir bisa ikut memengaruhi ketahanannya. Sedikit perubahan pada cara aplikasi bisa membuat hasilnya jauh lebih nyaman. Jadi, sebelum buru-buru membeli lipstik baru, coba evaluasi dulu rutinitas makeup kamu.

    Kamu juga gak perlu mengejar hasil lipstik yang sempurna sepanjang hari tanpa sedikit pun perubahan. Makan, minum, dan berbicara tentu akan membuat warna perlahan memudar, dan itu hal yang wajar. Yang penting, ketika perlu touch up, kamu tahu cara memperbaikinya tanpa membuat lapisan baru terlihat tebal dan pecah. Kalau lipstikmu mulai berantakan di tengah hari, biasanya bagian mana yang paling duluan pecah: tengah bibir atau bagian pinggir?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More