Allahumma inni as’aluka birahmatika allati wasi‘at kulla syai’in an taghfira lii
Kumpulan Doa Terbaik untuk Menunggu Berbuka Puasa, Waktu Mustajab!

- Menjelang azan magrib disebut sebagai waktu mustajab untuk berdoa, karena hati lebih lembut dan mudah khusyuk setelah seharian berpuasa.
- Artikel ini membagikan beberapa doa dan zikir yang dianjurkan dibaca menjelang berbuka, termasuk doa memohon ampunan serta zikir petang penuh makna.
- Momen menunggu berbuka disarankan diisi dengan doa singkat dan tulus agar waktu kosong menjadi lebih bermakna serta mendekatkan diri kepada Allah.
Menjelang azan magrib, tak sedikit dari kita yang justru bingung mengisi waktu kosong sambil menunggu berbuka puasa. Duduk, menatap jam, atau sekadar melirik makanan yang sudah siap sering jadi pilihan. Padahal, momen ini sebenarnya sangat berharga.
Beberapa menit sebelum berbuka adalah waktu yang dianjurkan untuk berdoa. Saat tubuh lelah menahan lapar dan haus, hati biasanya lebih lembut dan mudah khusyuk. Daripada waktu berlalu begitu saja, lebih baik dimanfaatkan untuk memanjatkan doa dan zikir sederhana. Yuk, simak doa-doanya!
1. Doa 10 menit sebelum berbuka puasa

Menjelang waktu berbuka, banyak orang bingung mengisi waktu kosong. Padahal, beberapa menit terakhir puasa adalah momen yang sangat baik untuk memohon ampunan, saat hati lebih tenang dan mudah khusyuk.
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu agar Engkau mengampuniku.”
2. Zikir petang menjelang berbuka

Karena waktu berbuka bertepatan dengan masuknya waktu petang, zikir sangat dianjurkan dibaca sambil menunggu azan magrib. Selain menenangkan hati, zikir petang juga membantu kita menutup hari puasa dengan rasa syukur dan ketenangan. Momen ini bisa jadi waktu terbaik untuk sejenak berhenti dari aktivitas dan benar-benar hadir bersama Allah sebelum berbuka.
Amsaynaa wa amsal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.
Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzihil lailah wa khoiro maa ba’dahaa, wa a‘udzu bika min syarri maa fii hadzihil lailah wa syarri maa ba’dahaa.
Robbi a‘udzu bika minal kasali wa suu-il kibar. Robbi a‘udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri
Artinya: “Kami telah memasuki waktu petang dan kerajaan hanya milik Allah. Segala puji bagi Allah. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan kebaikan setelahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan malam ini dan keburukan setelahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari rasa malas, keburukan di masa tua, siksa neraka, dan siksa kubur.”
3. Doa pendek menunggu azan maghrib

Doa singkat ini mudah dihafal dan bisa dibaca berulang kali sambil menanti azan berkumandang. Lafaznya sederhana tapi penuh makna, cocok dibaca saat hati mulai lelah menunggu waktu berbuka. Dengan mengulang doa ini, waktu kosong terasa lebih bermakna dan hati pun jadi lebih tenang.
Yaa waasi‘al maghfirah ighfir lii
Artinya: “Wahai Dzat yang memiliki ampunan yang luas, ampunilah aku.”
4. Doa memohon perlindungan dan ampunan

Doa ini bisa dibaca menjelang atau setelah berbuka untuk memohon ampunan dan keselamatan dunia akhirat, sekaligus sebagai bentuk tawakal dan penghambaan kita kepada Allah di waktu yang mustajab.
Allahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘annii
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Maha Mulia, Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Menunggu berbuka puasa bukan cuma soal menahan lapar, tapi juga kesempatan mendekatkan diri pada Allah. Doanya tidak harus panjang, yang penting tulus dan dilakukan dengan sadar. Semoga setiap doa yang dipanjatkan di waktu mustajab ini membawa kebaikan dan keberkahan.


















