Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Langkah Nyata PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan

Langkah Nyata PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan
ilustrasi kontribusi pada keberlanjutan (pexels.com/Min An)
  • Keberlanjutan bisnis kini mengacu pada triple bottom line—profit, people, planet—serta ESG untuk mengelola dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.
  • PT Bukit Muria Jaya menjadikan ESG sebagai fondasi strategi bisnis melalui pendekatan 5P: People, Planet, Prosperity, Peace, dan Partnership, sejak programnya dimulai tiga tahun lalu.
  • BMJ menerapkan pengurangan plastik, air, dan energi, serta membangun PLTS di Karawang dan Kudus bersama iForte Energi untuk mendukung energi bersih dan efisiensi operasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Keberlanjutan memiliki sebuah konsep yang unik, di mana kamu mungkin perlu melakukan perubahan total pada pola pikir maupun prinsip kamu. Dalam dunia bisnis, keberlanjutan mengubah prinsip single bottom line yaitu keuntungan finansial, menjadi triple bottom line yang terdiri dari profit, people, planet.

Hal ini terlihat dari semakin banyak perusahaan yang aktif mengadakan berbagai program bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan, meskipun gak mendapatkan profit secara langsung dari kegiatan tersebut.

  1. 1. Pentingnya keberlanjutan

    ilustrasi kerja sama di bidang ESG (freepik.com)
    ilustrasi kerja sama di bidang ESG (freepik.com)

    Keberlanjutan adalah upaya mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam secara bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan ekosistem serta mencegah kerusakan lingkungan. Penerapan keberlanjutan menjadi penting karena berperan dalam menjaga ketersediaan sumber daya alam bagi generasi saat ini dan masa mendatang.

    Pemanfaatan sumber daya alam yang berlebihan berisiko menurunkan kualitas lingkungan dan mengurangi ketersediaan air bersih, tanah yang subur, serta udara yang sehat. Dengan menerapkan prinsip keberlanjutan, maka dampak tersebut dapat diminimalkan sehingga kelestarian lingkungan tetap terjaga.

    Dalam dunia bisnis, keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan aspek lingkungan, melainkan juga mencakup tata kelola perusahaan. Penerapan prinsip berkelanjutan memberikan berbagai manfaat bagi perusahaan, seperti mengurangi risiko bisnis, meningkatkan efisiensi operasional bisnis, memperkuat reputasi bisnis, dan lainnya.

    Bahkan, untuk mendukung praktik keberlanjutan, banyak perusahaan mulai menerapkan Environmental, Social, and Governance (ESG). Konsep ini mencerminkan tiga pilar utama, yaitu Environmental berfokus pada dampak operasional terhadap lingkungan; Social, menilai hubungan perusahaan dengan karyawan, pelanggan, dan masyarakat; serta Governance, mengevaluasi sistem kepemimpinan dan manajemen perusahaan.

  2. 2. Langkah PT Bukit Muria Jaya mendukung keberlanjutan

    ilustrasi ESG (freepik.com)
    ilustrasi ESG (freepik.com)

    PT Bukit Muria Jaya (BMJ) termasuk salah satu perusahaan yang menjadikan prinsip ESG sebagai pondasi dasar dalam setiap strategi bisnisnya. BMJ percaya bahwa strategi yang mendukung keberlanjutan akan memberikan dampak positif bagi perkembangan perusahaan serta meningkatkan nilainya bagi para investor secara jangka panjang.

    Seperti yang diungkapkan oleh Harris C A Titus, Sustainability & ESG Lead, program ESG di BMJ telah dimulai sejak 3 tahun lalu atas permintaan stakeholders yang ingin mengetahui bagaimana BMJ mengimplementasikan ESG. Saat ini, stakeholders kembali mempertanyakan apakah ESG bisa menjadi pondasi untuk keberlanjutan yang komprehensif.

    Untuk menjawab pertanyaan tersebut, BMJ terus memberikan langkah nyata dengan menjalankan program ESG yang diwujudkan melalui pendekatan berdasarkan pada 5P, yaitu:

    1. People

    2. Planet

    3. Prosperity

    4. Peace

    5. Partnership

    Melalui pendekatan tersebut, BMJ semakin menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah bisnis bukan hanya dilihat dari performa keuangannya saja, melainkan juga dampak positif yang diberikan pada masyarakat, lingkungan, dan semua stakeholders. 

    Namun, komitmen dan strategi yang telah disusun tentunya harus dilanjutkan dengan langkah nyata untuk mencapai target ESG yang ingin dicapai. Beberapa langkah nyata yang telah diterapkan oleh BMJ yaitu:

    1. Meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai.

    2. Menggunakan plastik hasil daur ulang untuk kebutuhan pengemasan.

    3. Mengurangi konsumsi air dalam aktivitas operasional.

    4. Mengembangkan area konservasi dan ruang terbuka hijau.

    5. Mengoptimalkan pemanfaatan energi dalam manufakturing dan transportasi untuk meningkatkan efisiensi.

    6. Menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari diskriminasi.

    7. Memastikan untuk tidak bekerjasama dengan perusahaan yang melakukan pelanggaran hak asasi manusia.

    8. Melakukan pelatihan etika kerja.

    9. Memastikan seluruh aktivitas bisnis menaati aturan yang berlaku sesuai undang-undang.

  3. 3. Pembangunan PLTS oleh PT Bukit Muria Jaya dan iForte Energi

    ilustrasi ESG (freepik.com)
    ilustrasi ESG (freepik.com)

    Selain berbagai hal yang telah disebutkan di atas, sebagai bentuk implementasi nyata dari komitmen keberlanjutan lingkungan, PT Bukit Muria Jaya juga bekerja sama dengan iForte Energi dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Karawang dan Kudus. Pemanfaatan energi surya menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan penggunaan energi bersih sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber energi berbasis fosil.

    Kolaborasi ini mencerminkan komitmen dalam mendukung transisi energi di Indonesia melalui penerapan teknologi yang lebih ramah lingkungan. Selain berpotensi menekan emisi karbon, penggunaan PLTS juga dapat meningkatkan efisiensi konsumsi energi sehingga mendukung operasional perusahaan yang lebih berkelanjutan.

    Pembangunan PLTS menjadi salah satu contoh bagaimana investasi pada energi terbarukan mampu memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi lingkungan maupun operasional perusahaan. Selain itu, pembangunan PLTS ini juga menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan sekadar komitmen tertulis, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi berbagai pihak.

    Ke depan, penerapan teknologi energi bersih diharapkan dapat mendorong terciptanya ekosistem industri yang lebih ramah lingkungan, berdaya saing, dan berorientasi pada pelestarian lingkungan. Melalui kolaborasi bersama, PT Bukit Muria Jaya terus berupaya menghadirkan inovasi yang mendukung pertumbuhan bisnis sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (WEB/TAMA)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More