Jakarta, IDN Times - Rapor dengan angka matematika yang kurang memuaskan, sering membuat suasana rumah mendadak tegang. Pada akhirnya, semua berlabuh pada keputusan les ditambah atau waktu bermain dikurangi. Bagi sebagian orangtua, nilai akademik memang masih jadi ukuran paling gampang untuk menilai kemampuan anak.
Lalu, bagaimana kalau anaknya memang tidak jago matematika, tapi bisa menggambar tanpa henti? Pertanyaan itu dijawab oleh seorang ibu bernama Sastrohadisubroto, sosok di balik brand Children of Art. Semua ilustrasi yang menghiasi stiker, tote bag, hingga kartu E-Toll di brand ini digambar oleh anaknya, Ilya, yang mulai berjualan sejak masih duduk di kelas 6 SD. Lia sendiri bertugas di sisi ide dan copywriting jenaka yang bikin orang senyum-senyum sendiri saat membacanya.
Pada Kamis (13/8/2026) silam, IDN Times berkesempatan berbincang dengan Lia secara luring di Agora Mall, Jakarta Pusat. Ia bercerita tentang awal mula Children of Art, cara ia mendampingi Ilya berkarya, hingga prinsip yang ia pegang dalam mendukung potensi anak.
