Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tanda Tanaman Masih Bisa Diselamatkan walaupun Tampak Kering

5 min read
5 Tanda Tanaman Masih Bisa Diselamatkan walaupun Tampak Kering
ilustrasi tanaman kering dalam pot (pexels.com/Nghia .8pm)
  • Tanaman layu belum tentu mati; periksa kelembapan tanah dan kondisi akar untuk membedakan kekurangan air dari kelebihan air yang memicu pembusukan.
  • Pot ringan dengan tanah sangat kering menandakan tanaman kekurangan air; perendaman dari bawah selama 20–30 menit membantu menghidrasi bola akar secara merata.
  • Tanaman masih berpeluang pulih bila layu hanya saat siang, akar kokoh berwarna putih atau cokelat muda, serta batang kuat dengan beberapa daun berisi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mendapati tanaman kesayangan hampir mati dan mengering tentu membuat hatimu sedih. Tidak ada waktu merawat hingga kesalahan dalam pemberian air bisa jadi penyebabnya. Akan tetapi, tanaman yang terlihat kering belum tentu sudah mati, lho!

Tanaman yang mengering bisa jadi karena ia kekurangan nutrisi, air atau terlalu terpapar sinar matahari. Namun, bisa jadi sebenarnya ia masih hidup, kok! Nah, berikut ini adalah lima tanda tanaman masih bisa diselamatkan walaupun tampak kering. Coba cek tanamanmu!

  1. 1. Akarnya tidak membusuk

    ilustrasi tanaman dalam pot
    ilustrasi tanaman dalam pot (pexels.com/cottonbro studio)

    Tanaman yang tampak layu hampir selalu disebabkan oleh dua hal yang berlawanan, yakni kekurangan atau malah kelebihan air. Solusinya benar-benar bertolak belakang sehingga bila salah penanganan, justru akan membuatnya mati. Oleh karena itu, pemeriksaan tanah sangat diperlukan.

    Dilansir dari laman Plant Fix, menekan jari sedalam dua inci ke dalam tanah, dapat memastikan apa penyebab tanaman mengering. Tanah yang kering dan berdebu berarti kekurangan air, sedangkan basah dan berat berarti akarnya tenggelam. Akar yang tenggelam mungkin akan mengalami proses pembusukan. Jika akar tanamanmu sudah benar-benar busuk, maka itu sudah tidak bisa diselamatkan lagi.

    "Tanaman dengan akar yang membusuk akan layu, bahkan jika kelembapan tersedia di media tanam. Pemilik tanaman yang layu menganggapnya kering, menyiramnya, dan akhirnya tanaman itu mati," demikian menurut University of Maryland Extension, seperti dikutip dari Plant Fix.

  2. 2. Tanah sangat kering dan pot terasa ringan

    Ilustrasi tanaman dalam pot
    Ilustrasi tanaman dalam pot (pexels.com/Teona Swift)

    Untuk memastikan apakah tanamanmu yang layu masih bisa terselamatkan atau tidak, bisa dengan cara melihat penampakan tanah dan bobotnya. Coba angkat pot tanamanmu. Jika terasa ringan, itu artinya tanamanmu hanya kekurangan air. Penyiraman yang tepat biasanya sukses membuatnya segar kembali.

    Lantas, bagaimanakah cara penyiraman yang tepat itu? Karena ternyata media tanam yang amat kering akan menolak air, alih-alih menyerapnya, UConn Extension, seperti dikutip dari Plant Fix, menjelaskan dengan tepat apa yang salah.

    "Ketika media perakaran terlalu kering, ia akan menjauh dari pot dan air akan mengalir dengan cepat dari sisi pot ke tatakan tanpa membasahi zona akar," terang mereka.

    Kamu mungkin mengira sudah memberi banyak air pada media tanam yang kering itu, di mana sebenarnya air menyembur dari bagian bawah dalam hitungan detik sehingga bola akar di tengahnya masih sangat kering. Solusinya adalah merendam dari bawah.

    "Rendam seluruh pot dalam wastafel atau ember berisi air hingga gelembung udara berhenti muncul," terang UConn.

    Letakkan pot di ember berisi air hingga mencapai garis permukaan tanah, biarkan selama 20-30 menit hingga gelembung udaranya hilang, lalu angkat dan biarkan kelebihan airnya mengalir. Seluruh bola akar akan terhidrasi secara merata dan tanaman yang benar-benar haus sering kali daunnya kembali tumbuh dalam beberapa jam hingga beberapa hari.

  3. 3. Tanaman layu di siang hari dan kembali tegak di malam hari

    Ilustrasi tanaman dalam pot
    ilustrasi tanaman dalam pot (pexels.com/Anna Shvets)

    Terkadang, kita tidak perlu panik melihat tanaman yang daun-daunnya layu. Sebelum memutuskan untuk melakukan tindakan lebih lanjut, ada baiknya mengamati terlebih dahulu. Tanaman yang daunnya layu pada bagian yang terpapar sinar matahari, adalah hal yang lumrah. Biasanya daun-daun itu akan segar kembali pada sore hingga malam hari.

    Yang paling penting, kamu harus memastikan media tanamnya cukup lembap dan tidak kekurangan atau kelebihan air. Pada hari yang panas, tanaman tersebut hanya kehilangan air melalui daunnya lebih cepat daripada yang dapat diserap oleh akarnya. Ia akan pulih dengan sendirinya setelah panas mereda. Dikutip dari Plant Fix, ciri utama kasus ini adalah layu di siang hari, namun pulih di malam hari dengan tanah yang tidak kering.

  4. 4. Akarnya masih sehat, terasa kokoh, dan biasanya berwarna putih atau cokelat muda

    Ilustrasi akar tanaman
    Ilustrasi akat tanaman (pexels.com/Teona Swift)

    Apabila tanaman masih tetap layu meskipun kadar air sudah diperbaiki, masalahnya mungkin ada di permukaan tanah. Untuk memastikan dugaan ini, kamu bisa mengeluarkan tanaman dari pot dengan hati-hati untuk memeriksa sistem akarnya. Akar yang masih sehat akan terasa kokoh dan biasanya berwarna putih atau cokelat muda.

    Sebaliknya, pembusukan akar ditandai dengan akar yang lembek, berwarna cokelat tua, atau hitam yang sering kali mengeluarkan bau busuk dan pengap. Kamu dapat mengatasinya dengan memangkas semua jaringan akar yang busuk menggunakan gunting steril yang tajam hingga hanya menyisakan akar sehat saja. Dilansir laman Biology Insight, tanaman kemudian harus dipindahkan ke media tanam dan wadah baru agar air dapat mengalir dengan lancar dan tidak mudah dihinggapi jamur.

  5. 5. Batangnya terasa kokoh dengan beberapa daun yang masih berisi

    Ilustrasi tanaman layu
    Ilustrasi tanaman layu (pexels.com/Alexey Demidov)

    Tanda terakhir bisa dilihat dari kondisi batang tanaman. Apakah batangnya terasa kokoh dan memiliki bebeapa helai daun yang berisi? Jika iya, maka tanamanmu masih bisa diselamatkan setelah mengetahui penyebab utamanya. Tanaman yang baru saja dipindahkan ke pot lain, terkadang bisa layu dan merontokkan daun.

    Selama batangnya masih kokoh dan mempunyai beberapa helai daun yang berisi, kamu gak perlu khawatir. Dilansir Plant Fix, tanaman yang haus dengan daun yang kokoh adalah kasus terbaik karena biasanya tanaman ini akan kembali tegak dalam beberapa jam hingga satu hari setelah disiram dengan benar. Beda cerita dengan daun yang layu karena pembusukan akar atau hama, kemungkinan besar tanaman itu tidak akan hidup dan segar kembali.

    Itu dia lima tanda tanaman masih bisa diselamatkan meskipun sudah tampak layu. Jangan buru-buru menyimpulkan kalau tanamanmu sudah mati. Ada baiknya cek dulu apakah tanamanmu menunjukkan salah satu tanda di atas. Semoga bisa membantu, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More