Mahasiswa kerap berada di barisan depan dalam berbagai gerakan protes dan perubahan sosial. Dengan semangat yang kuat, keberanian menyuarakan pendapat, serta kepedulian terhadap isu di sekitarnya, mahasiswa sering menjadi motor penggerak ketika muncul persoalan yang dianggap tidak adil.
Omékongo Dibinga, profesor yang mengajar Perdamaian, Hak Asasi Manusia, dan Hubungan Budaya, dikutip dari American University, menjelaskan bila kaum muda seperti mahasiswa umumnya lebih berani karena mereka memiliki lebih sedikit hal yang harus dipertaruhkan. Mereka belum terikat oleh kepentingan jabatan atau partai politik tertentu, sehingga idealismenya relatif terjaga.
Selain itu, ada sejumlah faktor lain yang membuat kelompok muda ini lebih berani menyuarakan keresahan yang terjadi. Berikut beberapa alasannya.
