Menjadi relawan sering dianggap aktivitas penuh dedikasi. Kamu bisa membantu orang lain dengan turun langsung ke lapangan, mendengarkan cerita mereka, dan memberikan tenaga ketika terjadi bencana dan krisis. Ada kepuasan tersendiri melihat bantuan yang kamu berikan benar-benar berguna.
Namun, di balik kegiatan yang bermakna itu, ada kelelahan emosional yang sering terjadi. Ketika terlalu sering berhadapan dengan penderitaan orang lain, kamu bisa ikut merasa lelah, sedih, frustrasi, bahkan kehilangan energi untuk peduli. Kondisi ini dikenal sebagai compassion fatigue atau kelelahan karena empati. Kondisi ini bisa terjadi karena kamu terlalu lama memberikan perhatian emosional tanpa ada waktu untuk memulihkan diri.
