Ilustrasi menyendiri minum kopi (pexels.com/Photo by Daniel's Richard)
Usia 20-an merupakan masa ketika seseorang mulai membuat banyak keputusan tentang kehidupan. Ada yang harus memilih pekerjaan, menentukan tempat tinggal, membangun hubungan, atau memikirkan arah pendidikan. Dalam proses tersebut, tidak jarang muncul tekanan dari lingkungan yang memiliki gambaran berbeda tentang kehidupan ideal.
Keluarga mungkin berharap kamu segera mendapatkan pekerjaan tetap, sementara teman-teman menganggap memiliki bisnis sendiri sebagai pencapaian yang lebih menarik. Namun, kehidupan yang terlihat sukses bagi orang lain belum tentu sesuai dengan kebutuhanmu.
Kamu mungkin lebih nyaman memiliki pekerjaan dengan waktu yang fleksibel daripada mengejar jabatan tinggi. Bisa juga kamu membutuhkan waktu untuk mencoba beberapa bidang sebelum menemukan pekerjaan yang benar-benar disukai.
Mengenali kebutuhan tersebut membantu kamu membuat keputusan berdasarkan kondisi nyata, bukan sekadar mengikuti ekspektasi lingkungan. Kendra Cherry, MS, spesialis rehabilitasi psikososial dan pendidik psikologi, hal tersebut berkaitan dengan self-determination theory, bahwa motivasi dan kesejahteraan manusia karena berkaitan dengan pemenuhan tiga kebutuhan psikologis dasar, yaitu otonomi, kompetensi, dan keterhubungan.
"Teori determinasi diri (self-determination theory) menyatakan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar akan otonomi, kompetensi, dan keterhubungan dapat mendorong motivasi serta kesejahteraan. Mendukung rasa memiliki pilihan dan kendali pada diri seseorang dapat meningkatkan motivasi, kesehatan, dan pertumbuhan pribadi," jelasnya dikutip dari Verywell Mind.
"Teori determinasi diri menjelaskan bahwa otonomi, kompetensi, dan keterhubungan merupakan hal yang esensial bagi motivasi dan kesejahteraan. Ini adalah kerangka kerja psikologis yang menyatakan bahwa seseorang akan merasa lebih termotivasi ketika mereka dapat membuat pilihan sendiri," tambahnya.
Pada akhirnya, usia 20-an tidak harus menjadi masa ketika kamu selalu sibuk, mengejar pencapaian, dan membuktikan bahwa hidupmu berjalan lebih baik daripada orang lain. Kamu boleh memiliki ambisi, tetapi kamu juga boleh mengambil jeda, mencoba hal baru, mengubah arah, atau menjalani kehidupan yang sederhana. Keberhasilan bukan hanya tentang seberapa cepat kamu mencapai sesuatu, tetapi juga tentang bagaimana kamu menjalani perjalanan tersebut tanpa kehilangan diri sendiri.