Natalia Indah Kartikaningrum (dok.pribadi/Natalia Indah Kartikaningrum)
Nat mulai bergabung dengan IDN Times Community pada Mei 2023. Awalnya, ia mengenal platform ini dari teman-temannya yang bekerja di dunia media. Dari obrolan santai itulah, Nat mulai penasaran dengan IDN Times Community. Kesempatan mengenal IDN Times Community secara mendalam kemudian datang saat ia dikenalkan dan diajak bergabung oleh Irma, editor IDN Times Bali.
Seiring berjalannya waktu, Nat juga dipertemukan dengan editor IDN Times Community yang memegang kanal food dan travel, tema yang ternyata sangat dekat dengan kesehariannya. Buat Nat, pertemuan itu terasa seperti menemukan circle yang tepat karena ia bertemu orang-orang dengan passion serupa, saling berbagi insight, sekaligus belajar bersama. Dengan gaya bercanda, Nat bahkan mengatakan siapa tahu suatu hari nanti dirinya bisa “naik jabatan” jadi penulis tetap food dan travel.
Perjalanan menulis Nat bersama IDN Times Community dimulai lewat artikel pertamanya yang berjudul “Menyambut Mentari di Danau Tamblingan, Rela Berangkat Pagi”. Tulisan tersebut lahir dari pengalaman pribadi saat mengunjungi Danau Tamblingan, sebuah destinasi alam di Bali sebelah utara yang menurutnya masih belum terlalu ramai, tetapi punya keindahan yang luar biasa.
Dari artikel pertama itu, Nat mulai menyadari bahwa pengalaman sederhana selama traveling ternyata bisa diolah menjadi cerita yang menarik dan bermanfaat bagi banyak orang. Sejak saat itu, sebagian besar tulisannya pun berasal dari pengalaman nyata yang ia alami sendiri, mulai dari menjelajahi destinasi wisata, mencoba tempat makan baru, hingga menemukan hidden gem. Buat Nat, menulis artikel food dan travel bukan sekadar soal membuat pembaca ingin liburan, tetapi bagaimana ia bisa membagikan pengalamannya secara jujur dan terasa dekat seperti sedang ngobrol dengan teman sendiri.
Natalia Indah Kartikaningrum (dok.pribadi/Natalia Indah Kartikaningrum)
Meski sering dianggap punya “pekerjaan impian” karena bisa jalan-jalan dan kulineran, Nat mengaku sebenarnya gak sesantai itu. Di setiap perjalanan, selalu ada rasa tanggung jawab untuk mencari sudut cerita yang menarik dan layak dibagikan ke pembaca.
Pengalaman sebagai jurnalis hard news sebelumnya juga membentuk cara berpikirnya dalam menulis. Buat Nat, artikel travel dan food tetap harus punya nilai informasi yang kuat, bukan sekadar memamerkan tempat estetik atau makanan viral. Karena itu, ia selalu berusaha memastikan tulisannya relevan, informatif, dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Bahkan ketika mendapat topik yang belum pernah ia kunjungi, Nat akan melakukan riset mendalam atau bertanya langsung kepada orang-orang yang sudah pernah datang ke tempat tersebut.
Selama menjadi bagian dari IDN Times Community, perjalanan menulis Nat tentu gak selalu mulus. Revisi artikel berkali-kali, ditegur editor, sampai mengalami writer’s block jadi hal yang pernah ia alami. Namun, semua proses itu justru membuatnya berkembang sebagai penulis. Saat kehabisan ide, Nat biasanya akan kembali mencari inspirasi dari perjalanan kecil, membaca tulisan lain, atau bahkan “mengganggu” editor untuk meminta topik baru. Menariknya lagi, selama aktif di Community, Nat juga beberapa kali mendapat kesempatan liputan langsung dari berbagai undangan, yang memberinya pengalaman baru sekaligus memperluas relasi.
Meski kini berhasil menjadi CWOTM, Nat mengaku dirinya sebenarnya tidak terlalu fokus mengejar views atau artikel viral. Baginya, tujuan utama menulis tetap sederhana yaitu berbagi cerita dan pengalaman yang mungkin bisa membantu atau menginspirasi orang lain. Karena itulah, hingga sekarang IDN Times Community masih menjadi ruang nyaman bagi Nat untuk terus menulis dan berkembang.