Perasaan religius sering muncul justru ketika usia tidak lagi muda, saat hidup mulai dipenuhi tanggung jawab, pilihan-pilihan besar, serta pengalaman yang tidak selalu menyenangkan. Banyak orang mengaku baru benar-benar memikirkan makna ibadah, nilai spiritual, serta arah hidup ketika sudah melewati fase pencarian jati diri yang panjang.
Fenomena ini bukan sesuatu yang aneh karena perubahan cara pandang biasanya berjalan seiring bertambahnya usia serta pengalaman hidup. Lingkungan, kebutuhan hidup, sampai fase kehidupan ikut membentuk bagaimana seseorang memaknai hal religius secara lebih personal. Berikut beberapa alasan yang sering membuat seseorang baru merasa religius saat dewasa.
