Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Apa yang Dipelajari di Jurusan Sastra Jawa? Cari Tahu di Sini!

Apa yang Dipelajari di Jurusan Sastra Jawa? Cari Tahu di Sini!
Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/George Pak)
Intinya Sih
  • Jurusan Sastra Jawa mempelajari linguistik, sastra, filologi, dan kebudayaan Jawa secara menyeluruh untuk melestarikan warisan budaya dari masa klasik hingga modern.
  • Mahasiswa belajar berbagai mata kuliah seperti Bahasa Jawa Lisan dan Tulisan, Sintaksis, Linguistik Jawa, Semantik, Pragmatik, Filologi, serta Kritik Teks guna memahami struktur dan makna bahasa.
  • Program studi Sastra Jawa tersedia di beberapa universitas ternama seperti UGM, UI, UNNES, dan UNUD dengan fokus riset budaya serta keterampilan praktis di bidang kebahasaan dan kesenian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Rumpun ilmu humaniora yang cukup banyak diminati adalah sastra. Sastra tak hanya mempelajari bahasa atau budaya negara asing saja, namun ada sastra daerah. Salah satu subrumpun ilmu sastra daerah yang kaya akan nilai budaya adalah Sastra Jawa.

Sastra Jawa jadi pilihan menarik bagi kamu yang ingin mendalami budaya Nusantara. Sebelum memilih jurusan ini, kamu wajib tahu apa saja yang dipelajari dalam Sastra Jawa. Untuk itu, yuk cari tahu di sini seluk beluk Jurusan Sastra Jawa!

1. Jurusan Sastra Jawa dan tujuannya

Ilustrasi mahasiswa
Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Mikhail Nilov)

Jurusan Sastra Jawa adalah program studi yang mempelajari linguistik (ilmu bahasa), sastra, filologi (naskah kuno), dan kebudayaan Jawa secara komprehensif. Nah, kamu yang ingin memilih Jurusan Sastra Jawa akan diajarkan untuk memahami, meneliti, dan melestarikan warisan budaya Jawa, mulai dari sastra klasik hingga sastra modern.

Kamu juga akan banyak mempelajari hal-hal terkait bahasa, kesusastraan linguistik, dan penerapan teori sastra Jawa dalam kehidupan sehari-hari. Selain bahasa, jurusan ini juga akan mempelajari bidang jurnalistik, penyiaran, kebudayaan, pariwisata, hingga beragam kesenian dan kuliner daerah Jawa.

Dengan belajar pada jurusan ini, para lulusannya diharapkan:

  • Mampu menganalisis gejala budaya Jawa, melalui konsep teoretis filologi, linguistik, atau kesusasteraan, dan keterampilan berbahasa Jawa, serta mampu mendayagunakannya guna penyebarluasan ilmu pengetahuan dan peningkatan kreativitas masyarakat.
  • Mampu beradaptasi dengan tuntutan dan perkembangan era digital dengan bekal kepribadian yang cerdas (soft skill) dan produktif di bidang pernaskahan, kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan daerah.
  • Mempunyai rasa tanggung jawab, kepedulian sosial, komunikatif, serta mampu berkontribusi dalam memecahkan permasalahan kemanusiaan.

2. Apa yang dipelajari di Jurusan Sastra Jawa?

ilustrasi mahasiswa sedang belajar
ilustrasi mahasiswa sedang belajar (pexels.com/Yan Krukau)

Saat kuliah, kamu akan banyak bertemu dengan materi Kesusastraan, Linguistik, Sintaksis, dan lain sebagainya. Adapun gelar yang nantinya didapatkan oleh para lulusannya adalah Sarjana Humaniora atau (S.Hum).

Inilah beberapa materi yang akan kamu temui di Jurusan Sastra Jawa:

  • Bahasa Jawa Lisan
    Mata kuliah ini diberikan agar mahasiswa mampu mendengar, menangkap isi cerita, menanggapi secara lisan dalam bahasa Jawa, hingga mempelajari sistem bunyi (fonologi).
  • Bahasa Jawa Tulisan (gramatika, Jawa Kuno, Sanskerta)
    Sementara tulisan, mata kuliah aksara Jawa (Hanacaraka) hingga bahasa kuno seperti Sanskerta juga diperkenalkan. Di sisi lain, ada mata kuliah gramatika yang mempelajari tata bahasa, struktur pembentukan kata, frasa, dan kalimat.
  • Sintaksis
    Dalam mata kuliah Bahasa Jawa juga diajarkan Sintaksis, yaitu cabang linguistik yang mempelajari struktur, susunan, dan hubungan antarkata untuk membentuk frasa, klausa, dan kalimat dalam Bahasa Jawa.
  • Linguistik Jawa
    Linguistik Jawa adalah cabang ilmu bahasa yang mempelajari Bahasa Jawa secara ilmiah. Mata kuliah ini diberikan agar mahasiswa dapat memahami struktur, tata bahasa, fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan lainnya.
  • Semantik dan Pragmatik
    Dari mata kuliah Lingusitik Jawa, mahasiswa juga secara detail akan diberi pengetahuan tentang Semantik dan Pragmatik. Semantik fokus pada "apa makna kata tersebut", sedangkan pragmatik fokus pada "apa maksud pembicara".
  • Sastra, Kebudayaan Jawa, dan Mitologi
    Ini merupakan mata kuliah wajib yang meliputi sejarah sastra, teori sastra, dan kritik sastra. Sementara kebudayaannya mempelajari tradisi, bahasa, sastra, sistem religi, kesenian, hingga cerita tradisional, dan dongeng yang berkembang di masyarakat Jawa.
  • Pengantar Filologi
    Mahasiswa jurusan Sastra Jawa juga akan mempelajari Filologi. Ini adalah disiplin ilmu yang mempelajari, meneliti, serta menyunting naskah kuno untuk mengungkap isi teks, kebudayaan, serta sejarah perkembangan filologi di Eropa dan Nusantara.
  • Kritik Teks
    Mata kuliah Kritik Teks dalam Sastra Jawa memberikan gambaran tentang etimologi, sejarah, cara kerja penelitian filologi, serta metode kritik teks sebagai salah satu tahapan untuk menyajikan teks.

3. Universitas di Indonesia yang punya Jurusan Sastra Jawa

ilustrasi mahasiswa baru(pixabay.com/geralt)
ilustrasi mahasiswa baru(pixabay.com/geralt)

Beberapa universitas terkemuka di Indonesia yang memiliki jurusan atau program studi Sastra Jawa (S1) antara lain Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan Universitas Udayana (UNUD).

  1. Universitas Gadjah Mada (UGM) - Yogyakarta: Jurusan Sastra Jawa UGM kini bernama Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa (BSBJ) di Fakultas Ilmu Budaya UGM. Program studi ini mengunggulkan pendekatan riset, filologi (studi naskah kuno), dan pengembangan kebudayaan.
  2. Universitas Indonesia (UI) - Depok: Jurusan Sastra Jawa UI ada di bawah Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB UI). Sastra Jawa merupakan satu-satunya jurusan sastra daerah di UI, menjadikannya pusat kajian Jawa yang prestisius.
  3. Universitas Negeri Semarang (UNNES) - Semarang: Sastra Jawa UNNES ada di bawah naungan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS). Di sini, mahasiswa juga dibekali keterampilan praktis seperti pranatacara (MC Jawa), karawitan, penulisan, jurnalistik, dan penyuntingan.
  4. Universitas Udayana (UNUD) - Bali: Sastra Jawa UNUD ada di bawah naungan Fakultas Ilmu Budaya UNUD. Termasuk program studi unik di UNUD, jurusan ini unggul dalam menghasilkan ahli yang mampu menafsirkan teks naskah kuno, melestarikan budaya, dan memiliki daya saing global.

Nah, itulah jawaban dari pertanyaan apa yang dipelajari di Jurusan Sastra Jawa. Jadi, apakah kamu salah satu calon mahasiswa yang tertarik mengambil jurusan ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Febriyanti Revitasari
EditorFebriyanti Revitasari

Related Articles

See More