ilustrasi mindfulness (vecteezy.com/Tonefoto grapher)
Memikirkan kejadian kemarin atau rencana besok tidak selalu menjadi masalah. Namun, kalau kamu sedang melakukan sesuatu yang membutuhkan perhatian, terlalu sibuk dengan hal lain bisa membuat kegiatan tersebut lewat begitu saja. Makan bersama teman, misalnya, akan terasa berbeda kalau sepanjang waktu kamu malah sibuk mengulang percakapan dengan orang lain di kepala.
Di situ mindfulness bukan berarti menyuruhmu berhenti berpikir. Kamu hanya perlu menyadari bahwa perhatianmu sedang tidak ada di tempat yang seharusnya, lalu mengarahkannya kembali. Temanmu sedang bercerita, ya dengarkan; makanan sedang di depan mata, ya nikmati; pekerjaan sedang dikerjakan, ya kerjakan dulu tanpa harus terus memikirkan hal lain.
Mindfulness tidak menuntut kita melupakan kemarin atau berhenti memikirkan besok. Kita tetap boleh mengingat, menyesal, merencanakan, dan memikirkan berbagai kemungkinan. Hanya saja, jangan sampai pikiran tentang waktu lain membuat kita tidak benar-benar hadir ketika kehidupan sedang berlangsung di depan mata.