ilustrasi kehabisan makanan favorit (unsplash.com/Tsuyoshi Kozu)
Kelihatannya sepele, tetapi kejadian ini cukup sering membuat kesal. Sudah menunggu antrean cukup lama, lalu makanan yang diincar justru habis saat tinggal satu atau dua orang lagi. Rasa kecewa biasanya muncul karena ada bayangan menyenangkan yang terlanjur dibangun sejak awal. Apalagi jika kesempatan mendapatkannya tidak setiap hari.
Meski sederhana, kejadian ini mengajarkan sesuatu yang sering terlupakan. Tidak semua rencana berjalan sesuai keinginan meskipun sudah dipersiapkan dengan baik. Setelah rasa kesal mereda, kebanyakan orang akhirnya mencari alternatif lain dan tetap bisa menjalani hari seperti biasa. Dari situ terlihat bahwa tidak semua kekecewaan perlu dibawa terlalu jauh.
Ikhlas sering dikaitkan dengan peristiwa besar, padahal banyak pelajaran yang justru muncul dari kejadian yang tampak biasa saja. Momen sepele yang mengajarkan arti ikhlas dalam kehidupan sehari-hari memperlihatkan bagaimana seseorang menerima kenyataan tanpa harus terus-menerus melawannya. Kalau dipikirkan lagi, momen sederhana mana yang pernah mengajarkan ikhlas tanpa disadari?