Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perempuan Lentera Kehidupan dalam 12 Potret Terbaik Jurnalis Nasional

IMG-20260115-WA0006.jpg
Perempuan Lentera Kehidupan yang Hadir dalam 12 Potret Terbaik dari Ratusan Jurnalis Nasional di MRT Bundaran HI (dok. PNM)
Intinya sih...
  • Pameran foto "Perempuan Lentera Kehidupan" di Stasiun MRT Bundaran HI menghadirkan jeda yang tak biasa.
  • PNM Journalist’s Photo Journey memilih 12 karya terbaik dari ratusan jurnalis, dengan tema perempuan sebagai pengingat peran ibu.
  • Sekretaris Perusahaan PNM Dodot Patria Ary berharap karya-karya tersebut dapat memperluas pemahaman publik tentang dampak pemberdayaan perempuan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Di tengah lalu-lalang penumpang di Stasiun MRT Bundaran HI, sebuah pameran foto menghadirkan jeda yang tak biasa. Pameran bertajuk “Perempuan Lentera Kehidupan” mengajak publik melihat kembali sosok-sosok perempuan yang bekerja dalam sunyi, yang mungkin tak banyak dibicarakan, namun menjaga banyak hal tetap berjalan. Deretan bingkai yang dipajang menampilkan perjuangan yang dekat dengan keseharian, tetapi jarang benar-benar diperhatikan secara utuh.

Pameran tersebut merupakan rangkaian dari PNM Journalist’s Photo Journey, kompetisi foto jurnalistik skala nasional yang tahun ini melibatkan ratusan jurnalis dari seluruh provinsi di Indonesia. Tema “Perempuan Lentera Kehidupan” dipilih sebagai pengingat atas peran perempuan khususnya ibu, tak lama setelah peringatan Hari Ibu 22 Desember. Dari ratusan karya yang terkumpul, 12 karya terpilih melalui seleksi dewan juri profesional, lalu dipamerkan untuk masyarakat pada 12–14 Januari 2026.

1. Kompetisi ini membagi karya ke dalam tiga ranah: sosial, ekonomi, dan lingkungan

istimewa-1768228073350.jpeg
Perempuan Lentera Kehidupan yang Hadir dalam 12 Potret Terbaik dari Ratusan Jurnalis Nasional di MRT Bundaran HI (dok. PNM)

Bundaran HI dipilih sebagai ruang pamer bukan tanpa alasan: mobilitas tinggi membuat karya-karya ini bisa bertemu dengan lebih banyak orang, dalam ritme kota yang serba cepat. Kompetisi pun membagi karya ke dalam tiga ranah, sosial, ekonomi, dan lingkungan, yang menggambarkan pendekatan pendampingan PNM dalam menjangkau total 22,7 juta perempuan prasejahtera sejak 2016. Di lokasi, respons publik terasa kuat: banyak yang berhenti cukup lama, membaca narasi di setiap foto, bahkan tenggelam dalam hening beberapa detik. 

Syamsudin Ilyas (Jurnalis RRI sekaligus Juara 1 Kategori Essay) berkata, “Terima kasih PNM telah menyediakan wadah bagi kami pewarta foto untuk berkarya, semoga ke depannya lebih banyak kisah perempuan tangguh sebagai tulang punggung keluarga yang dapat dikenal tak hanya dilingkungan sekitar, tetapi diseluruh Indonesia.” ujar Syamsudin.

2. Dodot Patria Ary menyampaikan terima kasih kepada para jurnalis

Sekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary. (IDN Times/Daruwaskita)
Sekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary. (IDN Times/Daruwaskita)

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyampaikan terima kasihnya kepada para jurnalis dan berharap dapat memperluas pemahaman publik tentang dampak pemberdayaan perempuan melalui medium visual, sekaligus mengundang peran media untuk semakin menguatkan gaung program pendampingan perempuan yang dilakukan PNM.

“Terima kasih kepada para jurnalis yang telah menghadirkan kisah perjuangan perempuan lewat karya visual. PNM akan menjadi rumah bagi setiap bingkai yang menyimpan cerita, yang menyimpan makna mendalam, dan kami berharap karya-karya ini memperluas pemahaman publik tentang dampak pemberdayaan perempuan serta menguatkan gaung pendampingan perempuan prasejahtera PNM.” ujar Dodot.

3. Sejumlah karya pemenang turut menjadi perhatian

Perempuan pemberdaya dari Permodalan Nasional Madani Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar), Sri Wulandari menginspirasi bantu keluarga prasejahtera naik kelas. (Dok. PNM Mekaar)
Perempuan pemberdaya dari Permodalan Nasional Madani Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar), Sri Wulandari menginspirasi bantu keluarga prasejahtera naik kelas. (Dok. PNM Mekaar)

Sejumlah karya pemenang turut menjadi perhatian, antara lain Pada kompetisi PNM Journalist’s Photo Journey, sejumlah karya terbaik turut diumumkan sebagai pemenang dari dua kategori utama. Pada Kategori Single, Arief Hermawan meraih Juara 1, disusul Bisa Junisa Munthe sebagai Juara 2 dan Idris Prasetiawan sebagai Juara 3, sementara posisi Harapan 1–3 masing-masing diraih oleh Iqbal Lubis, Auliya Rahman, dan Hesti Rika. Sementara itu pada Kategori Essay, Syamsudin Ilyas keluar sebagai Juara 1, diikuti Andry Denisah sebagai Juara 2 dan Hendra Eka Syahputra sebagai Juara 3, dengan Kadri Boy Ladani Tarigan, Rifqianto Nugroho, serta Erianto masing-masing meraih Harapan 1, Harapan 2, dan Harapan 3. (WEB)

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Cynthia Kirana Dewi
EditorCynthia Kirana Dewi
Follow Us

Latest in Life

See More

7 Rekomendasi Primer Terbaru 2026, Wajib Masuk Wishlist!

15 Jan 2026, 15:03 WIBLife