Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Resolusi Kesehatan 2026 agar Tubuh Lebih Fit, Kurangi Junk Food

gaya hidup sehat
ilustrasi gaya hidup sehat (pexels.com/Nathan Cowley)
Intinya sih...
  • Mulai berolahraga ringan secara rutin untuk meningkatkan kebugaran tubuh
  • Mengurangi makan junk food demi kesehatan, mulai dari frekuensi dan ukuran porsi
  • Juga konsumsi gula dan garam dengan bijak agar terhindar dari diabetes dan hipertensi
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kesehatan adalah segalanya dalam hidup. Kalau kamu tidak sehat, mau melakukan apa saja menjadi sulit. Gangguan kesehatan cukup ringan seperti flu pun telah mengganggu aktivitas.

Tubuh terasa tidak nyaman. Pikiran sulit fokus ke pekerjaan. Makan apa pun berkurang kenikmatannya. Tidur juga gak bisa nyenyak. Apalagi jika sakitmu lebih berat. Biaya yang dikeluarkan tentu besar dan pemulihannya lama.

Oleh sebab itu, resolusi tahun baru semestinya tak melupakan aspek kesehatan. Salah satunya, mengubah pola hidup yang gak sehat menjadi lebih sehat. Walau tidak bisa langsung drastis karena sifatnya yang kebiasaan, kamu pasti dapat melakukan tujuh perubahan berikut. Pelan-pelan asal dimulai dan konsisten.

1. Mulai berolahraga ringan secara rutin

berolahraga
ilustrasi berolahraga (pexels.com/Maksim Goncharenok)

Untukmu yang sama sekali tidak pernah berolahraga, ayo berubah. Kalau tadinya kamu jalan kaki saja jarang, sekarang mulailah membiasakannya. Tak perlu langsung memaksa diri berjalan sekian kilometer setiap hari apabila terasa berat buatmu.

Minimal, kamu ke warung tetangga tak usah bawa motor. Di kantor, dari lobi sampai halte depan tidak perlu menebeng teman yang bawa kendaraan. Kurangi menelepon OB buat minta dibuatkan minuman. Jalan saja ke pantri. Syukur-syukur dirimu dapat push up atau sit up barang beberapa kali tiap hari untuk menguatkan otot-otot.

2. Mengurangi makan junk food

fast food
ilustrasi fast food (pexels.com/Atlantic Ambience)

Jangan lagi makan asal ada yang dimakan dan memberimu rasa kenyang. Mulailah lebih selektif soal makanan demi kesehatanmu. Makanan sampah yang gak memberimu cukup nutrisi padahal kalorinya tinggi harus segera dikurangi.

Langsung berhenti total dari mengonsumsinya barangkali malah membuatmu suatu hari kalap. Dirimu makan junk food lebih banyak dari biasanya. Mending bertahap dengan cara mengurangi frekuensi dalam seminggu atau sebulan. Juga ukuran yang dipesan. Pesan porsi kecil saja sekadar buat obat kangen.

3. Juga konsumsi gula dan garam

makan donat
ilustrasi makan donat (pexels.com/Tim Samuel)

Manusia tetap membutuhkan gula dan garam. Namun, jangan kebanyakan bila kamu tak mau terkena diabetes dan hipertensi di usia muda. Apabila dirimu sampai menderita kedua penyakit tersebut, komplikasinya dapat ke mana-mana.

Seperti masalah jantung, ginjal, dan stroke. Makanlah dengan bijak. Hindari menelan mentah-mentah pandangan bahwa makanan manis memperbaiki suasana hati. Belajarlah menstabilkan mood tanpa konsumsi gula dan garam berlebih. Gunakan kemampuan pikiran untuk kasih sugesti positif ke diri.

4. Memperbanyak asupan serat

jajan nanas
ilustrasi jajan nanas (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Banyak makanan yang sekarang disukai anak muda sangat minim serat. Dalam satu porsi didominasi karbohidrat dan protein saja. Seperti nasi dengan ayam dan sambal. Lalapannya kadang tidak ada atau cuma seiris timun.

Itu pun belum tentu dimakan olehmu. Banyak pula jajanan yang bahannya didominasi tepung tanpa sayuran apa pun. Konsumsi buah juga jarang. Wujudkan hidup yang lebih sehat dengan mewajibkan diri mengonsumsi cukup sayur setiap jam makan. Buah juga bisa menggantikan camilan seperti roti dan gorengan.

5. Menambah jam tidur malam yang selama ini masih kurang

tidur
ilustrasi tidur (pexels.com/Ivan Oboleninov)

Tidur sangat malam padahal paginya kamu harus beraktivitas seperti biasa bikin energimu tidak pernah penuh. Dirimu mudah mengantuk, sulit berkonsentrasi, serta sering mengalami gangguan kesehatan. Seperti perut kembung, sakit kepala, atau kerap flu.

Kalau jam tidurmu dihitung-hitung, setiap hari kurang dari 5 jam. Padahal, idealnya 7 sampai 8 jam. Cobalah untuk menambahnya. Pun sebenarnya tidak ada kegiatan penting di malam hari yang mau tak mau mengorbankan waktu istirahatmu. Mungkin kamu cuma keasyikan main game atau scrolling.

6. Cek kesehatan rutin

cek kesehatan
ilustrasi cek kesehatan (pexels.com/Thirdman)

Cek kesehatan rutin memang butuh biaya. Akan tetapi, kendalamu selama ini barangkali bukan soal itu. Dirimu malah sebenarnya difasilitasi kantor buat cek kesehatan rutin. Kamu cuma malas saja karena merasa masih muda, sehat, bahkan suka berolahraga.

Semua ciri kebugaran yang terlihat dari luar tak selalu sesuai dengan kondisi di dalam tubuh. Hanya dengan dirimu memeriksakan kesehatan bakal tahu kondisi yang sesungguhnya. Apalagi jika kamu menerapkan diet yang menghilangkan makanan tertentu dan mengonsumsi makanan lain dalam jumlah besar.

Seperti dirimu tidak makan sumber karbohidrat sama sekali. Kamu cuma mengonsumsi sumber protein serta sayuran. Diet ekstrem begini bila tak dibarengi dengan cek kesehatan rutin bisa sangat berbahaya. Begitu pula kalau dirimu sudah punya sakit tertentu. Sekalipun belakangan kondisimu membaik, cek kesehatan tetap harus dilakukan.

7. Gak sembarangan minum obat, jamu, atau vitamin

minum obat
ilustrasi minum obat (pexels.com/Ron Lach)

Siapa nih, yang setiap hari tak bisa lepas dari obat, jamu, atau vitamin tambahan? Kamu sakit kepala sedikit langsung minum obat flu. Padahal, sakit kepalamu lebih disebabkan oleh kurang tidur atau minum.

Begitu pun ketika kamu sulit tidur. Obat tidur selalu menjadi solusi. Demikian pula segala jamu dan vitamin tambahan dikonsumsi saking dirimu ingin hidup sehat. Seharusnya baik obat, jamu, atau vitamin tambahan cuma dikonsumsi ketika benar-benar diperlukan tubuh.

Selebihnya dirimu cukup mengatur pola makan, istirahat, dan olahraga. Jangan mengonsumsi obat, jamu, serta vitamin terus-menerus dalam jangka panjang tanpa konsultasi dengan dokter. Bukannya bikin sehat malah dapat menyebabkan masalah kesehatan serius.

Resolusi kesehatan merupakan pilar dalam hidupmu. Hindari kamu menunggu tua atau penyakit datang duluan baru ingin mengubah pola hidupmu supaya sehat kembali. Urusan kesehatan terlalu mahal untuk ditunda-tunda.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More

CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Jawaban Resmi Pemerintah dan Persyaratannya

05 Jan 2026, 16:46 WIBLife