ilustrasi sebelum tidur (pexels.com/Ron Lach)
Langkah terakhir, ucapkan satu kalimat harapan sederhana untuk diri sendiri di esok hari sebelum benar-benar memejamkan mata. Contohnya saja, "Semoga besok aku bisa lebih tenang menghadapi masalah" atau "Semoga besok aku bangun dengan energi yang lebih baik". Pilih kalimat yang realistis dan sesuai dengan kondisi diri, jangan sampai justru menjadi tekanan baru untuk esok hari. Ucapkan kalimat ini sambil membayangkan diri bangun dengan perasaan lega, bukan dengan beban semalam yang masih membekas.
Setelah kalimat harapan diucapkan, biarkan tubuh benar-benar diam tanpa perlu memikirkan hal lain lagi pada malam itu. Apabila ada pikiran lain yang muncul, cukup sadari saja, lalu kembalikan fokus ke napas hingga akhirnya tertidur. Konsistenkan ritual lima langkah ini setiap malam agar manfaatnya semakin terasa dalam jangka panjang. Dengan begitu, kualitas tidur dan hubungan dengan diri sendiri dapat sama-sama membaik seiring berjalannya waktu.
Ritual minta maaf ke diri sendiri sebelum tidur membuktikan bahwa ketenangan tidak selalu datang dari sesuatu yang besar, melainkan dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap malam. Memaafkan diri sendiri sebelum tidur bukan berarti mengabaikan kesalahan, melainkan cara untuk berdamai dengannya agar tidak terus menjadi beban. Semakin sering ritual ini dilakukan, semakin terbiasa pula kamu bersikap lebih lembut pada diri sendiri, bahkan di hari-hari yang terasa berat sekalipun. Jadi, tunggu apa lagi? Coba praktikkan ritual ini malam ini, dan rasakan sendiri bedanya saat kamu bangun besok pagi!