Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sabtu Suci Memperingati Apa? Momen Renungan Sebelum Paskah!

Sabtu Suci Memperingati Apa? Momen Renungan Sebelum Paskah!
Ilustrasi berdoa dan merenung (pexels.com/Arina Krasnikova)
Intinya Sih
  • Sabtu Suci adalah hari setelah Jumat Agung dan sebelum Minggu Paskah, memperingati saat Yesus dimakamkan serta menjadi momen hening menantikan kebangkitan-Nya.
  • Umat kristiani menjalani Sabtu Suci dengan doa, puasa, dan refleksi tanpa Misa hingga malam tiba, lalu merayakan Vigili Paskah sebagai simbol terang Kristus mengalahkan kegelapan.
  • Renungan Sabtu Suci menekankan kasih Tuhan, makna kematian sebagai awal kehidupan baru, serta pengorbanan Yesus yang menyucikan dosa manusia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tahukah kamu ada momen penting yang diperingati umat kristiani sebelum Hari Paskah? Selain Jumat Agung, ada istilah Sabtu Suci (Holy Saturday) sebelum diadakannya Minggu Paskah. Tidak seperti hari-hari besar lainnya yang penuh perayaan, Sabtu Suci ini justru identik dengan keheningan, doa, dan renungan mendalam.

Lantas, Sabtu Suci sebenarnya memperingati apa? Apa yang biasanya dilakukan umat kristiani di hari ini? Cari tahu jawabannya!

1. Sabtu Suci memperingati hari apa?

Ilustrasi salib dan ornamen gereja
Ilustrasi salib dan ornamen gereja (pexels.com/Lopz Jr)

Sabtu Suci (Holy Saturday) adalah perayaan yang diperingati oleh umat kristiani, yang jatuh pada hari setelah Jumat Agung dan sebelum Minggu Paskah saat Pekan Suci. Adapun Pekan Suci adalah minggu paling sakral dalam kalender liturgi Kristiani, memperingati kisah sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus.

Sabtu Suci sendiri memperingati kematian Yesus atau dengan kata lain, saat tubuh Yesus Kristus dibaringkan di kubur setelah wafat dan disalib pada Jumat Agung, sekaligus momen penantian hening sebelum kebangkitan-Nya pada Minggu Paskah. Hari ini menandai turunnya Yesus ke dunia orang mati (neraka) dan merupakan bagian dari Trihari Suci, lalu diakhiri dengan Vigili Paskah (Malam Paskah).

2. Apa yang dilakukan di Sabtu Suci?

Ilustrasi menyalakan lilin
Ilustrasi menyalakan lilin (pexels.com/Anna Shvets)

Di hari Sabtu Suci, umat kristiani memperingatinya dengan momen hening dan refleksi untuk merenungkan wafat Yesus dan menantikan kebangkitan-Nya. Mereka menjalani hari dengan doa dan puasa, berziarah batin, serta tidak mengadakan liturgi Misa hingga malam tiba.

Setelah matahari terbenam pada Sabtu Suci, banyak gereja yang mengadakan Malam Paskah (Vigili Paskah) alias ibadah Paskah utama untuk merayakan Kebangkitan Yesus. Perayaan Malam Paskah di gereja sendiri biasanya menyalakan api atau lilin, serta membunyikan lonceng. Malam ini menandai terang Kristus yang mengalahkan kegelapan.

3. Isi renungan di Sabtu Suci

Ilustrasi membaca kitab suci
Ilustrasi membaca kitab suci (pexels.com/cottonbro studio)

Sabtu Suci merupakan momentum untuk melakukan perenungan dan mengingat kembali bagaimana besarnya kebaikan Tuhan pada umat-Nya, menyadarkan diri, dan menghabiskan waktu khusus untuk berdoa dan bersama dengan Tuhan Yesus Kristus.

Pada Sabtu Suci, terdapat hal-hal yang bisa menjadi renungan. Berikut di antaranya:

  • Yesus menemani orang-orang yang sendiri dan kesepian.
  • Allah berbela rasa dengan pengalaman kematian manusia.
  • Kematian bukan akhir, melainkan ada kehidupan baru setelah itu.

Umat diajak merenungkan bahwa tidak ada seorang pun yang luput dari dosa. Namun, peristiwa kematian Yesus telah menyucikan seluruh dosa manusia. Melalui pengorbanan-Nya, manusia diselamatkan dari hukuman kekal.

Nah, apabila ditanya Sabtu Suci memperingati apa, jawabannya adalah untuk memperingati Kristus dimakamkan usai disalib pada Jumat Agung. Sabtu Suci menjadi hari yang suci karena kematian Yesus mengingatkan akan kerapuhan manusia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriyanti Revitasari
EditorFebriyanti Revitasari
Follow Us