Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
10 Sebutan Alat Pertahanan Diri Hewan dalam Bahasa Jawa
ilustrasi kambing bertanduk (pexels.com/Patrice Schoefolt)

Seringkali kita mengamati keberadaan binatang di lingkungan sekitar. Contohnya yang mudah dijumpai seperti ayam atau sapi maupun binatang yang terancam punah sehingga keberadaannya dilindungi. Jika diperhatikan, setiap binatang memiliki bagian tubuh yang menjadi ciri khas, termasuk dengan alat pertahanan diri.

Jika diibaratkan, bagian tubuh tersebut seperti sebuah senjata. Tentu memiliki fungsi nyata saat mendapat ancaman dari predator. Dalam bahasa Jawa, bagian tubuh hewan yang berfungsi sebagai alat pertahanan diri memiliki sebutan menarik. Apa saja itu?

1. Beberapa binatang seperti rusa atau sapi memiliki tanduk sebagai alat pertahanan diri. Ternyata dalam bahasa Jawa tanduk dinamakan 'sungu'

Rusa dengan tanduk besar (pexels.com/Mikhail Nilov)

2. Sengatan lebah terasa sangat menyakitkan. 'Entup' merupakan sebutan sengatan lebah dalam bahasa Jawa

ilustrasi lebah (pexels.com/Suraj Mali)

3. Gajah memiliki alat pertahanan diri berupa gading yang kokoh. Dalam bahasa Jawa, sebutan gading tidak mengalami perubahan, yaitu tetap 'gading'

ilustrasi gajah (pexels.com/Amar Hussain)

4. Jika diperhatikan, pada bagian kaki ayam terdapat buku yang tajam. Bagian tubuh ayam ini bisa disebut 'taji'

ilustrasi ayam jago (pexels.com/Linken Van Zyl)

5. Sebagai hewan pemakan daging, harimau memiliki taring yang kuat dan tajam. 'Siung' adalah sebutan taring dalam bahasa Jawa

ilustrasi harimau (pexels.com/pixabay)

6. Jika kita melihat kepiting, pasti tertuju pada sepasang capitnya. Ternyata dalam bahasa Jawa capit kepiting tidak mengalami perubahan nama, yakni tetap disebut 'capit'

ilustrasi kepiting (pexels.com/pixabay)

7. Ikan lele ternyata juga memiliki alat pertahanan diri dari predator berupa patil. Tidak mengalami perubahan, dalam bahasa Jawa kamu juga tetap menyebutnya 'patil'

ilustrasi ikan lele (pexels.com/Anil Sharma)

8. Binatang buas seperti harimau dan singa memiliki cakar yang tajam. Dalam bahasa Jawa sebutan cakar tetap 'cakar'

ilustrasi harimau (pexels.com/Flickr)

9. Landak dikenal dengan dulu berduri sebagai alat pertahanan diri. Ternyata, dalam bahasa Jawa bagian tubuh landak ini dinamakan 'wulu eri'

ilustrasi landak (pexels.com/pixabay)

10. Beberapa unggas memiliki paruh kuat dan tajam sebagai alat pertahanan diri. Paruh unggas dalam bahasa Jawa dinamakan 'cucuk'

ilustrasi burung berparuh tajam (pexels.com/lalu_ua)

Binatang memang tidak bisa menggunakan senjata modern seperti manusia. Namun, mereka juga memiliki bagian tubuh yang bisa digunakan sebagai pertahanan diri. Dalam bahasa Jawa, bagian tubuh binatang-binatang tersebut juga memiliki sebutan yang unik. Dari kesepuluh sebutan di atas, barangkali kamu sudah pernah mendengar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article